Pencarian

Kanwil Kemenkum Sulbar Siapkan Sentra KI di STT Mamasa, Dosen dan Mahasiswa Bisa Konsultasi Soal Paten hingga Hak Cipta

Kamis, 27 Agustus 2026 • 15:26:32 WIB
Kanwil Kemenkum Sulbar Siapkan Sentra KI di STT Mamasa, Dosen dan Mahasiswa Bisa Konsultasi Soal Paten hingga Hak Cipta
Kanwil Kemenkum Sulbar berencana membentuk Sentra Kekayaan Intelektual di STT Mamasa untuk melayani konsultasi paten hingga hak cipta bagi dosen dan mahasiswa.

MAMASA — Sekolah Tinggi Teologi (STT) Mamasa bakal menjadi salah satu simpul layanan Kekayaan Intelektual (KI) di Sulawesi Barat. Rencana ini mengemuka dalam koordinasi dan audiensi antara Kanwil Kemenkum Sulbar dengan pihak kampus pada Kamis (27/8/2026) lalu.

Kepala Kanwil Kemenkum Sulbar, Saefur Rochim, menyebut keberadaan sentra ini akan menjadi pintu pertama bagi civitas academica untuk mengenali potensi KI dari karya ilmiah, penelitian, hingga inovasi yang mereka hasilkan.

Bukan Sekadar Papan Nama, Sentra KI Harus Jadi Wadah yang Aktif

Saefur menekankan agar pembentukan Sentra KI di STT Mamasa tidak berhenti pada seremonial administratif belaka. Ia meminta wadah ini benar-benar dimanfaatkan untuk membangun budaya pelindungan KI di lingkungan kampus.

“Sentra Kekayaan Intelektual di perguruan tinggi dapat menjadi ruang bagi civitas akademika untuk mendapatkan edukasi, konsultasi, pendampingan, dan fasilitasi terkait Kekayaan Intelektual,” kata Saefur dalam keterangannya, Jumat (28/8/2026).

Ia menambahkan, “Sentra KI harus menjadi wadah yang hidup dan memberi manfaat bagi civitas akademika, terutama dalam mengenali, melindungi, dan mengembangkan potensi Kekayaan Intelektual.”

Mengapa Kampus Menjadi Prioritas?

Perguruan tinggi dinilai memiliki potensi besar dalam menghasilkan karya tulis, prototipe, hingga desain yang bernilai ekonomi. Sayangnya, tanpa pengetahuan dan layanan yang memadai, potensi tersebut kerap tidak terdaftar dan rawan digunakan pihak lain.

Melalui sentra ini, jajaran Kanwil Kemenkum Sulbar akan menindaklanjuti kesepahaman dengan STT Mamasa melalui sosialisasi, konsultasi, dan pendampingan yang berkelanjutan.

Kehadiran layanan ini sekaligus memperkuat ekosistem KI di Kabupaten Mamasa, yang selama ini akses informasinya masih terpusat di kota-kota besar seperti Makassar atau Manado.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarsulbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks