MAMUJU — Pembukaan Musprov KORMI Sulbar berlangsung di Marasa Corner, Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Barat. Selain memilih pengurus baru, agenda utama lainnya adalah mendengarkan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2022-2026 yang disampaikan oleh Muhammad Idris.
Acara ini dihadiri langsung oleh Plt. Ketua KORMI Sulbar, perwakilan Polda Sulbar, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat M. Khalil Qibran, serta pengurus KORMI dari berbagai kabupaten dan Induk Organisasi Olahraga (Inorga). Pengurus KORMI pusat turut hadir secara daring melalui aplikasi Zoom.
Olahraga Masyarakat Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Dalam sambutannya, Bau Akram Dai menekankan bahwa pengembangan olahraga masyarakat merupakan bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Barat. Ia menyebut manfaat olahraga tidak terbatas pada kesehatan fisik semata.
"Olahraga masyarakat memiliki dimensi yang luas karena tidak hanya berkaitan dengan kesehatan dan kebugaran, tetapi juga berperan dalam membangun karakter, memperkuat solidaritas, serta melestarikan nilai-nilai budaya lokal," kata Bau Akram.
Pernyataan ini sejalan dengan komitmen Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka yang mendorong terciptanya sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing melalui pembinaan olahraga sejak tingkat akar rumput.
Target KORMI: Olahraga Hadir Hingga ke Desa dan Sekolah
Bau Akram berharap kepengurusan KORMI yang baru nantinya mampu memperluas akses kegiatan olahraga ke seluruh lapisan masyarakat. Ia menekankan pentingnya pendekatan inklusif dan berkelanjutan agar olahraga menjadi gaya hidup.
"KORMI diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam mendekatkan olahraga masyarakat dengan kehidupan sehari-hari. Kegiatan olahraga harus dapat hadir secara luas dan inklusif, mulai dari desa dan kelurahan, sekolah, komunitas, lingkungan kerja, hingga ruang-ruang publik, sehingga olahraga menjadi bagian dari budaya hidup sehat masyarakat Sulawesi Barat," jelas Bau Akram.
Musprov yang digelar hingga Minggu (23/8/2026) ini menjadi momentum strategis bagi KORMI untuk merumuskan program kerja yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat di delapan kabupaten se-Sulawesi Barat. Hasil pemilihan pengurus baru akan menentukan arah pembinaan olahraga masyarakat dalam empat tahun ke depan.