MAMUJU — Semangat kemerdekaan terasa di halaman SD Inpres Karema, Mamuju, saat para siswa mengikuti upacara pengibaran Bendera Merah Putih dengan khidmat. Puluhan siswa dari kelas 4 hingga kelas 6 tampak antusias mengikuti rangkaian acara sambil mengenakan beragam pakaian adat Nusantara.
Kegiatan yang digelar Senin (17/8/2026) ini bukan sekadar seremonial tahunan. Pihak sekolah sengaja melibatkan para siswa sebagai petugas upacara, mulai dari pemimpin pasukan hingga pengibar bendera.
Bibit Paskibra Tampak dari Latihan Saat Jam Istirahat
Kepala SD Inpres Karema, Hj. Wahida Djabbar, mengungkapkan inisiatif ini berawal dari kegelisahan para guru melihat potensi besar yang kerap ditunjukkan murid-muridnya. Saat jam istirahat tiba, sejumlah siswa justru memanfaatkan waktu luangnya untuk berlatih gerakan pengibaran bendera secara mandiri.
"Kami punya inisiatif menyelenggarakan pengibaran bendera ini karena kami melihat antusias siswa. Saat waktu istirahat, mereka sering melakukan latihan pengibaran bendera," jelasnya.
Dari latihan spontan itulah, pihak sekolah menilai para siswa memiliki bakat yang perlu disalurkan. Wahida menambahkan, potensi serupa juga terlihat pada kegiatan gerak jalan yang kerap diikuti para siswa.
Menumbuhkan Jiwa Mandiri dan Percaya Diri
Momentum peringatan kemerdekaan kali ini dijadikan sekolah sebagai sarana pembentukan karakter. Pihak sekolah berharap pengalaman menjadi petugas upacara dapat mendorong siswa lebih aktif, baik di bidang akademik maupun nonakademik.
"Kami berharap anak-anak bisa lebih mandiri dan aktif dalam segala kegiatan, baik akademik maupun nonakademik," pungkas Wahida.
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya SD Inpres Karema untuk menanamkan nilai-nilai nasionalisme sejak dini. Dengan melibatkan siswa secara langsung, sekolah ingin menumbuhkan rasa cinta tanah air yang tidak hanya dihafal, tetapi juga dipraktikkan dalam keseharian.