Harga Emas Pegadaian 31 Oktober 2026: Antam Turun Rp 21.000 per Gram

Penulis: Yanto Prasetya  •  Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:34:31 WIB
Harga emas Antam di Pegadaian turun Rp 21.000 menjadi Rp 2.564.000 per gram pada Sabtu (31/10/2026).

SULAWESI BARAT — Harga emas batangan di Pegadaian kembali terkoreksi pada Sabtu (31/10/2026), dengan Antam turun Rp 21.000 menjadi Rp 2.564.000 per gram dan Galeri24 merosot Rp 35.000 ke Rp 2.443.000 per gram. Koreksi tiga produk logam mulia itu terjadi saat harga emas dunia jatuh ke level terendah dalam setahun akibat ekspektasi suku bunga tinggi yang bertahan lama. Bagi calon pembeli, penurunan ini bisa jadi momen masuk sebelum harga berbalik naik.

Paragraf pembuka: Pelemahan harga emas Pegadaian mengikuti tekanan di pasar global. Harga emas di pasar spot turun 2,7 persen menjadi US$ 3.910,53 per ons pada Jumat (30/10/2026), level terendah sejak Oktober 2025. Kontrak berjangka emas Amerika Serikat untuk pengiriman Desember juga turun 2,8 persen menjadi US$ 3.919,60 per ons.

Penurunan bulanan tercatat dua bulan berturut-turut, dengan akumulasi koreksi 5,9 persen sepanjang Oktober. Harga perak ikut merosot 5,8 persen ke US$ 49,34 per ons, level terendah sejak November 2025.

Rincian Harga Tiga Produk di Pegadaian

Dari tiga produk logam mulia yang dijual Pegadaian, Antam masih mencatat harga tertinggi. Mengutip laman Pegadaian pada pukul 12.29 WIB, emas Antam ditetapkan Rp 2.564.000 per gram, turun Rp 21.000 dari perdagangan sebelumnya Rp 2.585.000.

Emas UBS terpangkas Rp 34.000 menjadi Rp 2.467.000 per gram dari Rp 2.501.000. Sementara Galeri24 turun Rp 35.000 menjadi Rp 2.443.000 per gram dari Rp 2.478.000.

Harga emas dapat berubah sewaktu-waktu, sehingga calon pembeli disarankan memeriksa kembali harga terbaru sebelum bertransaksi.

Pilihan Berat dan Kisaran Harga

Pegadaian menawarkan produk emas dalam beragam ukuran, memberi alternatif bagi masyarakat yang ingin menyesuaikan pembelian dengan anggaran.

  • Galeri24 tersedia mulai 0,5 gram (Rp 1.282.000) hingga 1.000 gram (Rp 2.367.598.000).
  • Antam dijual mulai 0,5 gram (Rp 1.333.000) hingga 100 gram (Rp 250.515.000).
  • UBS tersedia mulai 0,5 gram (Rp 1.333.000) hingga 500 gram (Rp 1.196.159.000).

Untuk ukuran 1 gram, Galeri24 dipatok Rp 2.443.000, Antam Rp 2.564.000, dan UBS Rp 2.467.000. Adapun ukuran 5 gram: Galeri24 Rp 11.978.000, Antam Rp 12.592.000, dan UBS Rp 12.097.000.

Mengapa Harga Emas Tertekan

Wakil presiden sekaligus pakar strategi logam senior di Zaner Metals, Peter Grant, menyebut kekhawatiran inflasi membuat sejumlah bank sentral mempertahankan sikap hawkish.

"Kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai inflasi membuat sejumlah bank sentral tetap mempertahankan sikap hawkish," ujar Peter Grant.

Bank Sentral AS (Federal Reserve) dan Bank Sentral Eropa sama-sama menyoroti risiko inflasi yang dipicu lonjakan biaya energi. Data yang dirilis Kamis menunjukkan inflasi AS meningkat pada September seiring naiknya harga bensin dan barang lainnya, memperkuat ekspektasi kenaikan suku bunga pada Desember.

Analis Commerzbank menambahkan faktor lain: anjloknya harga saham sektor teknologi yang kemungkinan memicu aksi jual paksa dan margin call. Meski begitu, Commerzbank menilai penurunan harga logam mulia ini berlebihan dan tetap memperkirakan adanya pemulihan.

Harga minyak yang naik dan mencatat kenaikan bulanan untuk bulan keempat berturut-turut turut memperkuat ekspektasi periode suku bunga tinggi berkepanjangan.

Koreksi di Pegadaian kali ini mencerminkan tekanan global yang sama, sekaligus memberi ruang bagi investor ritel untuk mencermati titik masuk di tengah volatilitas harga logam mulia.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top