SULAWESI BARAT — Acer resmi merilis Shadow Knight G710, tablet gaming 8,8 inci dengan layar LCD 3K yang bisa di-overclock hingga 165Hz, dipasarkan di China mulai 4.099 yuan (sekitar Rp9,6 juta). Perangkat ini mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 8300 4nm, RAM hingga 12GB, dan baterai 6.300 mAh dengan pengisian 33W. Belum ada informasi apakah tablet ini akan masuk pasar global, termasuk Indonesia.
Acer Shadow Knight G710 membawa panel LCD berukuran 8,8 inci dengan resolusi 3008 × 1880 piksel atau setara 3K. Refresh rate bawaannya 144Hz, tetapi pengguna bisa menaikkannya ke 165Hz lewat mode overclock yang disediakan Acer.
Bobot perangkat tercatat sekitar 355 gram dengan ketebalan kurang dari 7 mm. Ukuran itu membuat tablet ini tergolong ringkas untuk perangkat gaming, baik saat digenggam dalam waktu lama maupun dimasukkan ke tas.
Dapur pacu Acer Shadow Knight G710 menggunakan chipset MediaTek Dimensity 8300 yang diproduksi dengan fabrikasi 4nm. Chipset tersebut dipasangkan dengan RAM LPDDR5 berkapasitas 8GB atau 12GB, serta penyimpanan internal UFS 4.0 sebesar 256GB atau 512GB.
Kebutuhan daya ditangani baterai 6.300 mAh yang mendukung pengisian cepat 33W. Untuk konektivitas, tablet ini sudah menyertakan dukungan jaringan seluler 5G sehingga tidak selalu bergantung pada Wi-Fi saat terhubung ke internet.
Sistem operasinya adalah Android 15. Acer juga membekali perangkat dengan dua port USB-C dan speaker stereo, kombinasi yang jarang ditemui pada tablet berukuran di bawah 9 inci.
Di sisi fotografi, Acer Shadow Knight G710 mengandalkan kamera belakang 13MP dengan autofocus dan kamera depan 8MP. Konfigurasi ini cukup untuk kebutuhan video call, streaming, atau dokumentasi ringan.
Acer menyediakan dua pilihan warna, yakni Red Eye Silver dan Shadow Gray. Keduanya menyiratkan posisi produk sebagai perangkat gaming, bukan tablet produktivitas biasa.
Varian 8GB/256GB dibanderol 4.099 yuan atau sekitar Rp9,6 jutaan. Sementara varian tertinggi 12GB/512GB dijual 4.999 yuan atau sekitar Rp11,7 jutaan.
Untuk sementara, Acer Shadow Knight G710 baru dipasarkan di China. Acer belum mengungkap rencana peluncuran di pasar global, termasuk Indonesia, sehingga calon pembeli lokal masih harus menunggu kejelasan resmi.
Segmen tablet gaming ringkas sendiri masih tergolong sepi pemain di Indonesia. Sebagian besar vendor lebih memilih ukuran 10 inci ke atas, sehingga kehadiran perangkat 8,8 inci seperti ini bisa membuka ceruk baru jika Acer memutuskan ekspansi.