SULAWESI BARAT — Malware pada HP Android maupun iPhone sering tidak disadari pemiliknya karena gejalanya mirip masalah biasa seperti baterai cepat habis atau perangkat melambat. Iklan pop-up yang muncul di luar aplikasi dan aplikasi asing yang tiba-tiba terpasang jadi sinyal paling jelas. Kenali tujuh tanda berikut sebelum data perbankan ikut terdampak.
Pemeriksaan sederhana bisa dilakukan lewat pengaturan keamanan bawaan sistem operasi. Pengguna iPhone dapat membuka Settings > General > VPN & Device Management untuk melihat apakah ada profil asing terpasang, lalu memeriksa izin aplikasi di Settings > Privacy & Security. Sementara pengguna Android bisa menjalankan pemindaian lewat Google Play > foto profil > Play Protect.
Iklan yang membanjiri layar, terutama saat tidak sedang membuka aplikasi apa pun, adalah tanda paling terang bahwa perangkat terinfeksi. Jangan diabaikan meski tampilannya terlihat seperti pengumuman resmi atau pesan "CONGRATULATIONS" yang mengklaim Anda memenangkan sesuatu.
Ponsel dengan puluhan aplikasi membuat satu ikon baru mudah luput dari perhatian. Luangkan waktu mengaudit daftar aplikasi terpasang, sekaligus membersihkan aplikasi yang tak pernah dipakai. Langkah ini membantu mendeteksi malware sekaligus merapikan penyimpanan.
Malware bekerja di latar belakang dan menyedot daya. Jika daya tahan baterai menurun drastis, bandingkan dengan rata-rata daya tahan perangkat Anda untuk melihat apakah selisihnya wajar. Perlu dicatat, baterai memang menua seiring waktu, jadi bandingkan dengan perangkat sejenis.
Ponsel baru yang tiba-tiba lambat atau aplikasi yang kerap tertutup sendiri patut dicurigai. Pada perangkat lama yang memang sudah lambat, gejala ini lebih sulit dikenali, sehingga perlu dipadukan dengan tanda lain.
Ponsel tidak seharusnya terasa membakar tangan, kecuali Anda masih menyimpan Samsung Galaxy Note 7 yang seharusnya sudah tidak dipakai. Jika peringatan panas berlebih atau crash muncul di lingkungan bersuhu normal, ada kemungkinan virus bekerja di dalamnya.
Pengguna paket data terbatas biasanya lebih waspada, tetapi pemilik kuota unlimited justru sering tidak memeriksa metrik pemakaian. Sesekali cek statistik data untuk melihat aplikasi mana yang mengonsumsi kuota paling besar.
Tanda paling memalukan sekaligus menjengkelkan: teman dan keluarga menerima pesan spam yang berpotensi menular ke perangkat mereka. Periksa aplikasi pesan bawaan, dan segera beri tahu kontak Anda agar tidak mengklik tautan apa pun.
Pengguna Android bisa mengunduh salah satu solusi antivirus terbaik untuk melacak sekaligus menghapus malware. Pengguna iPhone tidak memiliki akses ke antivirus konvensional karena Apple mengurung setiap aplikasi dalam sandbox, tetapi bisa memakai aplikasi keamanan yang mendeteksi kebocoran data.
Jika masalah tak kunjung ketemu, reset ke pengaturan pabrik jadi langkah berikutnya. Siapkan ponsel sebagai perangkat baru, karena cadangan bisa membawa malware yang sama. Pasang aplikasi dan layanan satu per satu untuk mengetahui sumber masalahnya, yang kadang sesederhana ekstensi browser.
Ganti kata sandi layanan penting seperti aplikasi bank dari perangkat lain, lalu pantau ponsel beberapa waktu sebelum masuk kembali ke aplikasi sensitif.