Timnas Futsal Indonesia Kalah 0-2 dari Cape Verde, Hector Souto Sebut Masalah Besar

Penulis: Usman Harun  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:03:31 WIB
Pemain Timnas Futsal Indonesia berduel dengan pemain Cape Verde dalam laga Copa das Nacoes de Futsal 2026.

SULAWESI BARAT — Timnas Futsal Indonesia menelan kekalahan kedua di Copa das Nacoes de Futsal 2026 setelah takluk 0-2 dari Cape Verde, Sabtu (17/10) pagi WIB. Hasil ini memastikan Iqbal Iskandar dan kawan-kawan finis di dasar klasemen grup dan gagal melangkah ke semifinal.

Dua kekalahan beruntun membuat langkah Timnas Futsal Indonesia terhenti di fase grup Copa das Nacoes de Futsal 2026. Sebelum dibekuk Cape Verde, skuad asuhan Hector Souto sudah lebih dulu dihancurkan Brasil dengan skor 0-3.

Kekalahan dari Cape Verde membuat Indonesia menempati posisi terbawah klasemen grup. Peluang melaju ke semifinal tertutup total, dan Tim Merah Putih hanya tersisa satu laga penghibur melawan Peru.

Nol Gol Sepanjang Turnamen Jadi Sorotan Hector Souto

Persoalan paling mencolok bagi Souto bukan semata kekalahan, melainkan ketumpulan lini serang. Indonesia belum mencetak satu gol pun sepanjang turnamen ini.

"Kenyataannya sepanjang turnamen ini kami bahkan belum mencetak satu gol pun. Jadi, inilah kenyataan dari futsal Indonesia saat ini," kata Souto, dikutip dari rilis Federasi Futsal Indonesia.

Pelatih asal Spanyol itu merinci berbagai cara timnya menciptakan peluang, mulai dari bola mati, power play, hingga skema menyerang. Semua upaya itu tetap berujung nihil.

"Dalam dua pertandingan menciptakan peluang, menciptakan peluang dari bola mati, menciptakan peluang lewat power play, menciptakan peluang saat menyerang, bermain kurang lebih mengendalikan permainan, tetapi kami tetap tidak mampu mencetak satu gol pun. Ini adalah masalah besar yang kami hadapi," ujarnya.

Sepuluh Menit Pertama Lawan Cape Verde Disorot

Souto menyoroti lemahnya start tim di awal pertandingan. Menurutnya, membuang menit-menit awal membuat Indonesia kehilangan momentum sejak kickoff.

"Secara keseluruhan, saya tegaskan kembali, kami tidak boleh menyia-nyiakan 10 menit pertama pertandingan seperti yang kami lakukan tadi," tutur Souto.

Masalah serupa sebenarnya sudah muncul saat melawan Brasil. Tiga menit pertama berjalan buruk, sampai akhirnya perubahan dari bangku cadangan memperbaiki situasi.

"Kemarin hal serupa juga terjadi saat melawan Brasil; pada 3 menit pertama kami tidak bermain bagus sampai akhirnya kami melakukan pergantian pemain dan mengubah beberapa situasi dari bangku cadangan," jelasnya.

Laga Penghibur Lawan Peru Jadi Penutup

Setelah dua kekalahan dan gagal ke semifinal, Indonesia masih punya satu pertandingan tersisa. Tim Merah Putih akan menghadapi Peru pada laga perebutan peringkat kelima.

Duel tersebut dijadwalkan berlangsung Minggu (18/10) pukul 00.00 WIB. Laga ini menjadi kesempatan terakhir Indonesia menutup turnamen dengan hasil positif sekaligus membuktikan lini serangnya masih bisa mencetak gol.

Bagi Souto, pertandingan melawan Peru bukan sekadar formalitas. Evaluasi menyeluruh soal ketajaman dan konsistensi sejak menit awal bakal jadi bahan perbaikan untuk agenda Timnas Futsal Indonesia berikutnya.

Reporter: Usman Harun
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top