Toyota Hilux Listrik Dijatuhi Karavan 760 Kg, Mesin Tetap Nyala

Penulis: Vino Bastian  •  Jumat, 02 Oktober 2026 | 11:05:01 WIB
Karavan berbobot 760 kg diangkat crane sebelum dijatuhkan ke atas Toyota Hilux BEV di Bentwaters Airfield, Inggris.

SULAWESI BARAT — Toyota menjatuhkan karavan 760 kg dari ketinggian 9 meter ke atas Hilux BEV di Bentwaters Airfield, Suffolk, Inggris, dalam uji ketangguhan yang digelar atas pilihan pengguna Reddit. Meski atap ringsek dan kaca depan retak, pikap listrik itu masih bisa menyala dan dikendarai meninggalkan lokasi. Baterai dan motor listriknya diklaim tidak mengalami kerusakan.

Pengujian tersebut merupakan bagian dari rangkaian uji ketangguhan Hilux generasi terbaru yang tengah dipromosikan Toyota menjelang kehadiran versi produksinya. Sebelumnya, Toyota membuka polling di Reddit dan menawarkan dua opsi siksaan: dihantam bola penghancur seberat 1 ton atau dijatuhi karavan dari ketinggian. Mayoritas peserta memilih opsi kedua.

Karavan 760 Kg Melayang 9 Meter Sebelum Menghantam Atap

Toyota menyiapkan karavan berbobot 760 kg di atas crane. Unit tersebut diangkat hingga sekitar 9 meter, lalu dilepaskan tepat di atas Hilux BEV yang sudah diparkir di bawahnya.

Benturan keras membuat bagian fiberglass dan kayu pada karavan langsung hancur. Toyota merekam momen itu dengan kamera berkecepatan tinggi, termasuk satu kamera yang ditempatkan di dalam karavan untuk menangkap sudut pandang dari dalam saat hantaman terjadi.

Atap Ringsek, Kaca Retak, tapi Penggerak Masih Berfungsi

Dampak benturan terlihat jelas pada bodi Hilux BEV. Atap kendaraan ringsek, kaca depan retak, dan bagian bak belakang penyok. Suspensi bekerja keras meredam energi hantaman.

Yang jadi sorotan, pikap listrik itu masih bisa dinyalakan dan dikendarai meninggalkan lokasi pengujian. Toyota menyatakan baterai yang ditempatkan pada rangka ladder frame serta motor listriknya tidak mengalami kerusakan akibat benturan tersebut.

Meski sistem penggerak tetap hidup, kondisi bodi yang rusak parah membuat kendaraan ini kemungkinan besar tidak layak dipakai kembali secara normal.

Baterai di Rangka Ladder Frame Jadi Kunci Ketahanan

Penempatan paket baterai di dalam rangka ladder frame menjadi salah satu faktor yang disebut Toyota menjaga integritas komponen kelistrikan saat benturan datang dari atas. Konfigurasi ini berbeda dari banyak BEV penumpang yang menaruh baterai di lantai monokok.

Pendekatan tersebut sejalan dengan karakter Hilux sebagai pikap kerja yang dituntut tahan medan berat. Toyota belum mengungkap spesifikasi baterai maupun motor listrik yang dipakai di unit uji ini.

Uji Berikutnya Diserahkan ke Top Gear

Aksi menjatuhkan karavan ini disebut Toyota baru pemanasan. Pabrikan asal Jepang itu telah menyerahkan Hilux BEV kepada kanal YouTube Top Gear untuk menjalani pengujian ketangguhan berikutnya.

Uji pertama pada 2003 silam menjadi referensi aksi ini. Kala itu, tim Top Gear menjatuhkan karavan ke atas Toyota Hilux diesel lama untuk membuktikan ketangguhannya, dan pikap tersebut tetap bisa berjalan.

Toyota menegaskan pengujian di Bentwaters Airfield ini dilakukan secara terkontrol dan tidak boleh ditiru. Seluruh puing karavan yang jatuh dikumpulkan untuk didaur ulang.

Hilux Diesel Mild-Hybrid Masih Jadi Andalan

Hilux generasi terbaru tersedia dengan pilihan mesin diesel mild-hybrid dan motor listrik. Toyota juga telah mengonfirmasi kehadiran versi hidrogen pada 2028.

Meski versi listrik terus diuji, varian diesel masih menjadi pilihan utama pasar. Alasannya harga lebih terjangkau, kemudahan penggunaan bahan bakar, serta kemampuan towing dan payload yang lebih tinggi dibanding versi listrik.

Untuk pasar Indonesia, Hilux masih dijual dengan mesin diesel, dan belum ada konfirmasi resmi soal kapan versi BEV akan masuk ke Tanah Air.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: oto.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top