Google Finance Resmi Punya Aplikasi Android Khusus, Bisa Pantau Portofolio dengan AI

Penulis: Vino Bastian  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:58 WIB
Google Finance hadir kembali dengan aplikasi Android mandiri untuk memantau portofolio investasi.

SULAWESI BARAT — Google akhirnya menghadirkan kembali Google Finance dalam bentuk aplikasi Android mandiri, delapan tahun setelah versi aslinya dihapus pada 2015. Peluncuran ini berbarengan dengan keluar dari status beta untuk versi web yang sudah dirombak besar-besaran dengan kecerdasan buatan Gemini.

Fitur Portofolio dan Riset AI Gemini

Salah satu tambahan utama adalah fitur portofolio yang kini bisa diakses secara global. Pengguna bisa melihat seluruh investasi dalam satu dasbor yang menampilkan data performa, alokasi aset, dan wawasan terkait kepemilikan saham.

Cara mengisinya cukup praktis: cukup unggah tangkapan layar atau file PDF/CSV yang berisi rincian kepemilikan. Setelah portofolio tersimpan, alat riset AI bisa digunakan untuk menggali lebih dalam. Contoh pertanyaan yang bisa diajukan: "Sektor apa yang saat ini kurang terwakili dalam portofolio saya?" atau "Bagaimana alokasi pendapatan tetap saya mempengaruhi potensi pertumbuhan jangka panjang?"

Briefing Harian Kustom dan Notifikasi

Google Finance juga memungkinkan pengguna meminta ringkasan pasar yang dipersonalisasi dengan nada percakapan. Misalnya: "Kirimkan saya briefing pra-pasar harian yang menganalisis pergerakan signifikan semalam di seluruh kripto utama."

Setelah briefing siap, notifikasi akan muncul di aplikasi Google di Android dan iOS, serta di panel riset Google Finance versi web. Fitur ini membuat pemantauan pasar lebih efisien tanpa harus membuka aplikasi secara manual setiap saat.

Aplikasi Android: Tampilan Baru dengan Material You

Aplikasi Android Google Finance yang baru hadir dengan antarmuka Material 3 Expressive. Di dalamnya, pengguna bisa mengakses watchlist, melihat data real-time, dan membaca feed berita keuangan langsung. Ada juga fitur key moments bertenaga AI yang menjelaskan alasan di balik pergerakan harga saham.

Secara visual, aplikasi ini mengadopsi floating toolbar dengan tombol "Ask" di sudut layar, sehingga pengguna bisa langsung mengajukan pertanyaan ke AI kapan saja. Dalam beberapa bulan ke depan, Google berencana menambahkan siaran langsung panggilan pendapatan perusahaan (earnings calls) ke dalam aplikasi.

Ketersediaan dan Jadwal Peluncuran iOS

Google Finance untuk Android sudah bisa diunduh mulai hari ini. Sementara itu, versi iOS dijadwalkan hadir "akhir tahun ini". Belum ada informasi apakah layanan ini bakal menyertakan data bursa efek Indonesia secara langsung, namun fitur portofolio dan riset AI tetap bisa digunakan untuk instrumen global yang terdaftar di Google Finance.

Bagi investor ritel yang ingin alat bantu riset saham tanpa berlangganan aplikasi berbayar, Google Finance versi terbaru ini patut dicoba — terutama jika Anda sudah terbiasa dengan ekosistem Google dan ingin data pasar yang rapi dalam satu genggaman.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: 9to5google.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top