Musda V Partai Demokrat Sulbar, Suraidah Ingatkan Kader Jaga Kepercayaan Publik dan Hindari Persaingan Internal

Penulis: Vino Bastian  •  Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:40:30 WIB
Suraidah Suhardi menekankan pentingnya menjaga kepercayaan publik dalam Musda V Partai Demokrat Sulbar.

MAMUJU — Suraidah Suhardi menilai partai politik saat ini dituntut lebih dari sekadar memenangkan kontestasi. Di hadapan para kader, ia menyebut masyarakat memiliki harapan besar terhadap partai politik untuk menghadirkan stabilitas dan solusi atas persoalan daerah, mulai dari ekonomi hingga kesejahteraan di tingkat desa.

Musda Bukan Sekadar Kontestasi Internal

Menurut Suraidah, agenda Musda yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 22 Mei 2026, harus menjadi ruang bersama untuk meneguhkan politik yang santun dan terbuka. Ia meminta seluruh pengurus serta kader dari enam kabupaten di Sulawesi Barat yang dijadwalkan hadir untuk menjaga suasana tetap teduh dan penuh semangat kekeluargaan.

“Siapa pun yang terpilih nantinya, itulah pemimpin terbaik hasil keputusan kader Demokrat Sulawesi Barat. Sebab yang terpenting setelah Musda adalah kembali bersatu dan bekerja untuk rakyat,” ujar Suraidah, Jumat (22/05) malam.

Harapan Masyarakat di Tengah Konsolidasi

Wakil Ketua DPRD Sulbar itu menyoroti sejumlah persoalan daerah yang menjadi perhatian publik, antara lain lapangan kerja, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat. Ia menekankan bahwa Partai Demokrat harus terus hadir sebagai kekuatan politik yang memberi harapan bagi masyarakat, bukan sibuk dalam persaingan internal partai.

“Partai politik hari ini dituntut bukan hanya memenangkan kontestasi, tetapi juga menjaga kepercayaan publik. Karena itu Musda Demokrat Sulawesi Barat harus menjadi titik sentrum bersama dalam meneguhkan politik yang santun, terbuka, dan berpihak kepada rakyat,” terang Suraidah.

Fakta Singkat Musda V Demokrat Sulbar

  • Jadwal pelaksanaan: Sabtu, 22 Mei 2026
  • Diikuti jajaran pengurus dan kader dari enam kabupaten di Sulawesi Barat
  • Ketua DPC Partai Demokrat Mamuju, Suraidah Suhardi, mengingatkan agar Musda tidak dimaknai semata sebagai kontestasi politik internal

Suraidah menutup pernyataannya dengan ajakan agar seluruh kader kembali bersatu setelah Musda usai. “Demokrat harus menjadi kekuatan politik yang menghadirkan harapan, bukan sekadar persaingan,” tutupnya.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: wacana.info This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top