MAMUJU — Aksi penertiban berlangsung sekitar pukul 16.00 WITA, melibatkan KBO Sat Samapta Polresta Mamuju bersama personel Piket Patmor, Kasat Pol PP Kabupaten Mamuju beserta jajaran, Lurah Karema, dan Kepala Lingkungan Bukit Karima Indah. Petugas menyisir sepanjang Jalan Andi Makkasau hingga sekitar Pasar Baru untuk mencari hewan ternak yang berkeliaran di area perkotaan.
Kasat Samapta Polresta Mamuju AKP Sirajuddin menyebut pengecekan menemukan satu lokasi di sekitar Jalan Andi Makkasau yang dipakai memelihara sapi dengan jumlah kurang lebih 100 ekor. Dari pendataan awal, terdapat enam orang yang diduga sebagai pemilik hewan ternak tersebut.
"Beberapa di antaranya diketahui bernama Haji Kacong, Pak Lukman, dan Pak Guntur, sementara pemilik lainnya masih dalam proses identifikasi," ujar Sirajuddin.
Petugas juga menghubungi pemilik lahan atas nama Aping yang digunakan sebagai tempat penampungan hewan ternak. Menurut keterangannya, Aping tidak pernah memberikan izin maupun mengetahui pihak yang menempatkan hewan ternak di lokasi tersebut.
"Dari keterangan yang bersangkutan, diketahui bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin maupun mengetahui pihak yang menempatkan hewan ternak di lokasi tersebut," kata Sirajuddin.
Pemilik lahan memberikan waktu sekitar 2 hingga 3 hari kepada para peternak untuk memindahkan hewan ternaknya. Aping juga berencana memasang pagar kawat agar hewan ternak tidak kembali masuk ke lokasi.
Penertiban merupakan tindak lanjut keluhan masyarakat yang disampaikan dalam kegiatan Kumpul Bersama Masyarakat melalui program Quick Wins Kapolri "Polri Bersama Masyarakat" di Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju. Warga mengeluhkan ternak yang dibiarkan berkeliaran karena mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna jalan.
Polresta Mamuju bersama pemerintah daerah akan terus bersinergi menindaklanjuti berbagai keluhan masyarakat demi mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif.
"Kegiatan penertiban ini merupakan bentuk respons cepat Polresta Mamuju bersama instansi terkait terhadap keluhan masyarakat, sekaligus upaya menciptakan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan di wilayah Kota Mamuju," ujar Sirajuddin.