KAI Commuter Batalkan 10 Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota, Ini Penyebabnya

Penulis: Xander Situmorang  •  Senin, 19 Oktober 2026 | 08:35:01 WIB
KAI Commuter membatalkan 10 perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota pada Senin pagi.

SULAWESI BARAT — KAI Commuter membatalkan 10 perjalanan KRL Commuter Line lintas Bogor-Jakarta Kota pada Senin (19/10/2026) pagi. Pembatalan bertambah dari sebelumnya 7 perjalanan karena sejumlah rangkaian kereta masih menjalani perbaikan oleh tim teknis bersama PT INKA. Penyesuaian pola perjalanan ini berpotensi memperlambat mobilitas ribuan penumpang commuter di jalur tersibuk Jabodetabek.

KAI Commuter memperluas pembatalan perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota seiring perbaikan sarana yang belum tuntas. Hingga pukul 07.00 WIB, jumlah perjalanan yang dibatalkan mencapai 10, bertambah dari 7 perjalanan yang diinformasikan sebelumnya. Penambahan itu disampaikan melalui akun resmi KAI Commuter di media sosial X.

Perusahaan menyatakan perawatan rangkaian kereta masih dalam penanganan petugas terkait. Dua rangkaian kereta buatan INKA menjadi fokus perbaikan karena masih bermasalah usai menjalani perawatan.

Sarana Kereta Masih di Bengkel Perbaikan

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda mengatakan pembatalan dilakukan karena dua rangkaian kereta buatan INKA masih menjalani perbaikan. Perbaikan dikebut agar rangkaian bisa kembali melayani penumpang.

"Kami terus berupaya untuk memaksimalkan waktu perbaikan dengan tetap berpedoman pada standardisasi faktor keselamatan dan keandalan sarana sebelum beroperasi," kata Amanda dalam keterangannya.

KAI Commuter juga menyampaikan permohonan maaf melalui kanal resminya. Perusahaan menyebut penyesuaian pola perjalanan sebagai konsekuensi dari perawatan sarana yang sedang berlangsung.

"Mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Sehubungan adanya perawatan pada sarana kereta yang saat ini sedang dalam penanganan petugas terkait, KAI Commuter melakukan penyesuaian pola perjalanan," tulis KAI Commuter.

Siapa yang Paling Terdampak

Lintas Bogor-Jakarta Kota termasuk jalur dengan volume penumpang tertinggi di jaringan Commuter Line. Pembatalan 10 perjalanan pada jam sibuk pagi memaksa sebagian pengguna beralih ke jadwal berikutnya, sehingga antrean di peron dan kereta yang beroperasi berpotensi lebih padat.

Penumpang yang biasa berangkat dari stasiun seperti Bogor, Cilebut, Bojonggede, hingga Depok menuju Jakarta Kota perlu menyiapkan waktu keberangkatan lebih awal. KAI Commuter belum merinci daftar lengkap perjalanan yang dibatalkan dalam keterangan resmi terbaru, namun informasi susulan diunggah melalui media sosial perseroan.

Bagi penumpang, pembatalan ini berdampak langsung pada perhitungan waktu tiba di kantor maupun aktivitas lain di pagi hari. Pengguna disarankan memantau kanal resmi KAI Commuter untuk mengetahui jadwal terbaru sebelum berangkat.

Tekanan pada Armada Buatan Dalam Negeri

Pembatalan ini menyoroti tantangan keandalan sarana di tengah upaya KAI Commuter menambah kapasitas angkut. Rangkaian kereta baru dari INKA menjadi bagian dari strategi perusahaan memperkuat armada, tetapi proses uji dan perbaikan pascaproduksi masih menyisakan pekerjaan rumah.

KAI Commuter menegaskan perbaikan tidak dilakukan dengan mengorbankan standar keselamatan. Perusahaan memilih membatalkan perjalanan ketimbang mengoperasikan rangkaian yang belum lolos pemeriksaan keandalan.

Dengan jumlah pembatalan yang bertambah dalam satu pagi, pengguna Commuter Line di jalur Bogor-Jakarta Kota menjadi pihak yang paling merasakan dampaknya. Kecepatan tim teknis menyelesaikan perbaikan akan menentukan apakah pola perjalanan kembali normal dalam waktu dekat.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top