MAMUJU — Kongres ke-27 GABSI digelar di Gedung Marasa Corner, Kompleks Perkantoran Gubernur Sulawesi Barat, Mamuju. Kegiatan dibuka pada Ahad (20/9/2026) oleh Suratmin Amir yang mewakili Ketua Umum KONI Pusat. Kongres berlangsung dua hari, 20-21 September 2026.
Pengurus Provinsi GABSI Kalimantan Selatan hadir dalam forum tersebut. Ketua Umum Pengprov GABSI Kalsel Athaillah Hasbi datang bersama Sekretaris Ir. H. Heri Maulana. Athaillah dikenal akrab disapa Bang Atak.
Dalam sambutannya, Suratmin Amir menekankan pentingnya pembinaan atlet daerah untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga bridge di tingkat nasional.
Kongres ke-27 menetapkan Komjen Pol P. Verdianto Iskandar Bencicaca sebagai Ketua Umum PB GABSI. Penetapan berlangsung secara aklamasi tanpa pemungutan suara.
PB GABSI melaporkan kongres diikuti 22 Pengda dari 34 provinsi yang telah terbentuk. Cabang olahraga bridge juga akan dipertandingkan pada PON NTB-NTT mendatang dengan 12 nomor pertandingan.
Athaillah Hasbi berharap terpilihnya ketua umum baru semakin mendorong perkembangan olahraga bridge, termasuk pembinaan atlet di daerah. GABSI Kalsel akan memperkuat pembinaan dengan mendorong pelaksanaan Kejuaraan Daerah se-Kalimantan Selatan.
Menurut Athaillah, Kejurda menjadi wadah menjaring bibit muda dari kalangan pelajar dan mahasiswa.
"Kami ingin Kejurda terus digelar untuk menjaring bibit muda pelajar dan mahasiswa," ujar Athaillah.
Ia juga berharap atlet bridge Kalsel berkembang dan berkesempatan tampil pada PON NTB-NTT, sekaligus meraih medali.
"Harapannya Kalsel semakin maju, bisa ikut PON dan meraih medali," kata Anggota DPRD Kalsel fraksi Partai Golkar ini.
Selain kongres, PB GABSI bersama Pengda GABSI Sulawesi Barat menggelar sejumlah kegiatan. Ada Kejurda GABSI Sulawesi Barat beregu, kejurnas, serta pertandingan antar peserta kongres.
Rangkaian acara itu menjadi ajang uji kemampuan atlet daerah sekaligus memperkuat jejaring antar pengurus provinsi. Bagi Kalsel, hasil kongres menjadi pijakan menyiapkan atlet menuju PON mendatang.