MAJENE — Kepala Bidang Kesehatan Primer dan Komunitas DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, Putri Anindy, menerima langsung tim Dinas Kesehatan Kabupaten Majene yang dipimpin Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Nur Aliyah. Kedua pihak duduk bersama membahas sinkronisasi program kesehatan antara pemerintah provinsi dan kabupaten.
Agenda pertemuan mencakup penguatan promosi kesehatan, tata kelola pelayanan kesehatan primer, serta percepatan penanganan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Majene. Koordinasi ini juga menyentuh pelaksanaan program hingga tingkat Puskesmas.
Putri Anindy menyebut pelayanan kesehatan primer membutuhkan koordinasi berkelanjutan antara pemerintah provinsi dan kabupaten. Menurutnya, sinergi lintas pemerintahan diperlukan agar program kesehatan berjalan terintegrasi dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat di daerah.
"Pelayanan kesehatan primer merupakan fondasi dalam mendekatkan layanan kepada masyarakat. Karena itu, koordinasi program perlu terus diperkuat, terutama dalam promosi kesehatan, tata kelola layanan, serta upaya percepatan penanganan kesehatan ibu dan anak," ujarnya.
Pertemuan di Aula Andi Depu menjadi bagian dari upaya menyinkronkan program kesehatan antara pemerintah provinsi dan kabupaten. DKPPKB Sulbar menekankan pentingnya tindak lanjut program secara berkelanjutan usai pertemuan tersebut.
Penguatan koordinasi ini sejalan dengan arah pembangunan Sulawesi Barat melalui visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera. Peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pelayanan dasar masuk dalam prioritas pembangunan daerah 2025–2029.
Kolaborasi DKPPKB Sulbar bersama Dinas Kesehatan Majene diharapkan memperkuat efektivitas pelayanan kesehatan primer. Sasaran utamanya adalah peningkatan kesehatan masyarakat, khususnya kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Majene.