Kadiskominfo Sulbar Muhammad Ridwan Djafar Imbau Warga Waspadai Akun WhatsApp Palsu yang Menyamar Menggunakan Fotonya

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Kamis, 03 September 2026 | 20:25:32 WIB
Kadiskominfo Sulbar Muhammad Ridwan Djafar mengimbau warga waspada terhadap akun WhatsApp palsu yang menyamar menggunakan foto dirinya.

MAMUJU — Masyarakat Sulawesi Barat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan melalui aplikasi percakapan WhatsApp. Imbauan ini menyusul beredarnya sebuah akun yang secara tidak bertanggung jawab menggunakan nama dan foto profil Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar.

Kepala Dinas Kominfo Sulbar menegaskan bahwa akun WhatsApp yang mengatasnamakan dirinya dengan foto profil tersebut adalah palsu. Ia memastikan pihaknya tidak pernah memiliki atau menggunakan nomor yang tengah beredar itu untuk berkomunikasi dengan masyarakat.

Konfirmasi Kadiskominfo Sulbar soal Akun Palsu

Muhammad Ridwan Djafar secara resmi mengonfirmasi bahwa akun yang beredar itu merupakan modus penipuan. Pihaknya telah mengidentifikasi keberadaan akun ilegal tersebut dan memastikan bahwa seluruh konten serta aktivitas di dalamnya tidak ada kaitannya dengan dirinya sebagai pejabat publik.

“Jadi akun tersebut merupakan modus penipuan. Saya mengimbau masyarakat untuk tidak mudah percaya dan selalu berhati-hati terhadap akun yang mengatasnamakan dirinya,” ungkapnya.

Pernyataan Lengkap Muhammad Ridwan Djafar

Dalam pernyataannya, Muhammad Ridwan menekankan bahwa dirinya tidak pernah meminta bantuan dalam bentuk apapun melalui pesan pribadi di WhatsApp. Masyarakat diminta untuk mengabaikan dan memblokir nomor tersebut apabila menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan dirinya.

Ia juga menyampaikan bahwa modus yang digunakan pelaku umumnya meminta transfer sejumlah uang atau pembelian pulsa dengan mengatasnamakan pejabat. Oleh karena itu, permintaan semacam itu patut dicurigai sebagai tindakan penipuan.

“Jika ada yang menerima pesan WA mengatasnamakan saya dengan tujuan meminta uang atau pulsa agar diabaikan. Itu bukan nomor saya, itu nomor palsu yang mengatasnamakan saya,” ujarnya.

Apa yang Harus Dilakukan Warga Sulbar?

Muhammad Ridwan mengimbau masyarakat untuk tidak menanggapi atau merespon pesan yang dikirimkan oleh akun palsu tersebut. Langkah yang paling aman adalah memblokir nomor pelaku dan melaporkannya kepada pihak berwenang atau melalui kanal aduan resmi yang tersedia.

Dengan adanya kejadian ini, dirinya berharap pelaku segera menghentikan aksinya dan tidak ada warga yang menjadi korban atas penipuan tersebut. Masyarakat diharapkan selalu melakukan verifikasi silang ketika menerima komunikasi digital yang mengatasnamakan pejabat publik, terutama yang berisi permintaan materi.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: rakyatsulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top