SULAWESI BARAT — CEO VinFast E-Motorcycle Indonesia, Yordan Satriadi, mengumumkan skema tersebut saat peluncuran di Jakarta, Sabtu (18/8/2026). Tiga model yang dimaksud adalah VinFast Evo, Feliz II, dan Viper. Ketiganya mendapat tarif sewa baterai yang identik.
Yordan menjelaskan konsumen punya tiga pilihan pembelian. Pertama, memiliki dua baterai untuk performa maksimal. Kedua, satu baterai untuk opsi lebih ekonomis. Ketiga, skema berlangganan jangka panjang yang menekan harga awal hingga Rp 17,5 juta untuk Evo.
"Konsumen juga dapat memiliki tiga skema pembelian, opsi dua baterai untuk performa maksimal, juga ada opsi 1 baterai untuk pilihan yang lebih ekonomis atau skema berlangganan jangka panjang," ujar Yordan.
Selain berlangganan, VinFast menyediakan layanan tukar baterai atau swap. Tenaga penjual di lokasi peluncuran menyebut biaya sekali swap hanya Rp 6 ribu. Layanan ini bisa diakses di jaringan V-Green BSS milik VinFast yang sudah tersebar di lebih dari 2.000 titik di Indonesia.
"Kalau bapak ibu membeli mulai hari ini, itu akan mendapatkan free subscription selama 1 tahun atau kita berikan tambahan lagi untuk baterai swap selama 1 tahun sebanyak 20 kali per bulan di partner kami di V-Green BSS," kata Yordan.
VinFast memberikan garansi utama 4 tahun atau 60.000 kilometer, ditambah garansi tambahan 2 tahun atau 12.000 km. Total perlindungan mencapai 6 tahun atau 72.000 km. Untuk program berlangganan, pelanggan wajib membayar deposit Rp 300.000 per baterai saat penerimaan unit. Uang jaminan ini akan dikembalikan penuh setelah masa langganan berakhir dan baterai dikembalikan sesuai ketentuan.
Bagi konsumen yang ingin memiliki baterai secara penuh, harga jual per unit baterai adalah Rp 4.550.000. Motor listrik VinFast juga bisa diisi daya ulang di rumah.