MAMUJU — Ribuan tahun perjalanan Kabupaten Mamuju genap 486 tahun. Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang juga mantan Bupati Mamuju dua periode, hadir langsung dalam upacara peringatan di Lapangan Kantor Bupati Mamuju, Selasa (14/7/2026).
Turut hadir Anggota DPD RI Almalik Pababari, Wakil Ketua DPRD Sulbar, Sekprov Junda Maulana, jajaran Forkopimda, Bupati Mateng, Bupati Majene, Wakil Bupati Mamasa, mantan Bupati, Ketua DPRD Mamuju, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Suhardi Duka membeberkan capaian ekonomi Mamuju. “Perekonomian di Mamuju saat ini stabil dimana tahun 2025 pertumbuhan ekonomi Mamuju di atas 5 persen,” ujarnya.
Capaian itu sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Barat yang pada periode sama mencapai 5,36 persen. Gubernur menyebut angka ini menunjukkan ketahanan ekonomi yang solid di tengah normalisasi pascaLonjakan tinggi tahun sebelumnya.
“Program pengentasan kemiskinan di Mamuju berjalan sangat efektif dan bisa jadi contoh serta model bagi daerah lain untuk menurunkan angka kemiskinan,” tambah Suhardi Duka.
Mantan Bupati Mamuju itu juga menyentuh sisi historis. Ia mengingatkan bahwa usia 486 tahun bukanlah rentang waktu yang singkat. “Hampir mencapai 5 abad menandakan Kabupaten Mamuju memiliki ketangguhan historis, kekuatan budaya dan semangat juang yang terus menyala dari generasi ke generasi,” katanya.
Suhardi Duka menyebut Bumi Manakarra sebagai tempatnya mengabdi dan menorehkan sejarah selama dua dekade. “Mulai tahun 2005 sampai 2015 saya dipercaya masyarakat memimpin Mamuju,” ungkapnya.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Mamuju atas kepercayaan yang pernah diberikan. Gubernur mengajak semua elemen untuk saling bahu membahu dalam pembangunan ke depan.
Di akhir sambutannya, Suhardi Duka berpesan agar seluruh elemen masyarakat terus menjaga Kabupaten Mamuju. “Mamuju terus bergerak di jalur pembangunan yang tepat dan terukur,” pungkasnya.