Karo Pemkesra Sulbar Sebut Pawai Ta’aruf Bukan Sekadar Seremonial, Ini Tujuannya di Mamuju

Penulis: Vino Bastian  •  Senin, 06 Juli 2026 | 23:00:31 WIB
Karo Pemkesra Sulbar, Murdanil, dampingi Sekda Sulbar dalam Pawai Ta’aruf di Mamuju.

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat turun langsung mendukung perayaan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang dirangkai dengan Hari Jadi Mamuju ke-486. Kepala Biro Pemkesra Sulbar, Murdanil, mendampingi Sekretaris Daerah Provinsi dalam Pawai Ta’aruf yang berlangsung di Anjungan Pantai Manakarra, Minggu kemarin.

Kehadiran jajaran Pemprov Sulbar itu merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Suhardi Duka. Murdanil menegaskan bahwa kegiatan keagamaan semacam ini punya peran penting dalam merawat kebersamaan di tengah masyarakat.

Bukan Sekadar Jalan-Jalan, Ada Pesan Hijrah di Dalamnya

Murdanil menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam harus dimaknai sebagai momentum refleksi dan hijrah menuju pribadi yang lebih baik. Nilai itu, menurutnya, harus terwujud dalam pelayanan publik.

“Pawai Ta’aruf bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi media untuk mempererat silaturahmi, memperkuat syiar Islam, serta membangun semangat kebersamaan. Nilai-nilai hijrah hendaknya menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Murdanil dalam sambutannya.

Peserta Pawai dari Berbagai Elemen Masyarakat

Pawai Ta’aruf diikuti oleh unsur pemerintah, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, dan masyarakat umum. Antusiasme warga terlihat sejak awal kegiatan hingga akhir.

Kegiatan berlangsung tertib dan mencerminkan semangat kebersamaan. Murdanil berharap momen ini bisa menjadi penguat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga persatuan serta kerukunan di Sulawesi Barat.

“Semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah harus menjadi pendorong bagi pembangunan daerah yang religius, maju, dan sejahtera,” tambahnya.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: terassulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top