MAMUJU — RSUD Provinsi Sulawesi Barat menorehkan capaian baru di bidang pelayanan ibu dan anak. Untuk kali pertama, rumah sakit ini sukses melakukan persalinan terhadap kehamilan quadruplets atau bayi kembar empat melalui operasi Sectio Caesarea (SC). Peristiwa itu berlangsung pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Pasien bernama Ny. HS (35 tahun), warga Tasokko, Kabupaten Mamuju Tengah, menjalani operasi saat usia kehamilannya baru menginjak 32 minggu. Kehamilan anak kelima ini masuk kategori risiko tinggi. Meski demikian, tim medis memastikan proses berjalan lancar dan seluruh bayi lahir dalam kondisi sehat.
Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (Obgyn) RSUD, dr. Yusran Antonius, mengungkapkan bahwa proses persalinan berlangsung dengan urutan yang menarik. Bayi pertama berjenis kelamin perempuan, disusul bayi kedua laki-laki, bayi ketiga perempuan, dan bayi keempat laki-laki.
“Walaupun usia kehamilan masih 32 minggu, berkat pemantauan dan perawatan intensif sebelum operasi serta kesiapan tim medis, puji Tuhan seluruh bayi dapat lahir dalam keadaan baik dan sehat,” ujar dr. Yusran dalam keterangan yang diterima, Senin (6/7/2026).
Persalinan ini tidak ditangani oleh satu dokter saja. dr. Yusran Antonius memimpin tim multidisiplin yang terdiri dari dokter spesialis anestesi, dokter spesialis anak, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya. Kolaborasi tersebut menjadi faktor utama dalam keberhasilan menangani kehamilan quadruplets.
Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat, dr. Musadri Amir Abdullah, memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang terlibat. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama solid dan kompetensi tenaga kesehatan yang dimiliki rumah sakit.
“Kami bersyukur ibu dan keempat bayinya dapat melalui proses persalinan dengan selamat. Hal ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya pelayanan ibu dan anak,” kata dr. Musadri.
Capaian ini dinilai sejalan dengan implementasi program Panca Daya yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Salah satu pilarnya adalah membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter. Peningkatan kualitas layanan kesehatan sejak masa kehamilan hingga kelahiran menjadi bagian dari upaya mewujudkan masyarakat yang sehat.
RSUD Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen terus menghadirkan pelayanan yang profesional dan responsif sebagai rumah sakit rujukan di daerah. Dengan dukungan fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang kompeten, rumah sakit siap memberikan layanan terbaik bagi masyarakat Sulawesi Barat.
“Semoga keempat bayi ini tumbuh sehat, kuat, dan menjadi generasi penerus yang membanggakan keluarga serta daerah,” tambah dr. Musadri.