MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan dan toleransi. Hal ini disampaikannya saat membuka Sidang Majelis Daerah (SMD) Khusus Gereja Bethel Indonesia (GBI) Sulawesi Barat di Hotel Maleo Town Square (MATOS) Mamuju, Kamis (28/5/2026).
Pembukaan sidang berlangsung khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Gubernur Suhardi Duka menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap sidang khusus GBI dapat menghasilkan keputusan-keputusan yang membawa manfaat bagi umat dan masyarakat luas.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat senantiasa mendukung kegiatan keagamaan yang memperkuat persatuan, toleransi, dan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Gubernur Sulbar dalam sambutannya.
Kepala Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, yang turut mendampingi gubernur, menekankan peran strategis kegiatan keagamaan. Menurutnya, forum seperti SMD Khusus GBI memiliki peran penting dalam memperkuat harmoni sosial dan menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat Sulbar.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Biro Pemkesra terus mendukung kegiatan keagamaan yang membawa pesan persatuan, kedamaian, dan kebersamaan. Sinergi antara pemerintah dan lembaga keagamaan sangat penting dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan sejahtera,” ungkap Murdanil.
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antarumat beragama sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga keagamaan. Pemerintah berharap, melalui forum ini, terjalin komunikasi dan kolaborasi yang semakin baik dalam menjaga kerukunan serta mendukung pembangunan sosial kemasyarakatan di Sulawesi Barat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) yang turut mendampingi Gubernur Suhardi Duka.