SULAWESI BARAT — Scaloni menyaksikan langsung momen Messi meminta ditarik keluar pada menit ke-73. Pemain berjuluk La Pulga itu digantikan Mateo Silvetti setelah terlihat kesakitan. Inter Miami menang 6-4 atas Philadelphia Union akhir pekan lalu.
Hasil pemeriksaan awal tim medis Inter Miami menyebut cedera Messi hanya kelelahan otot. Kondisi itu dinilai tidak mengancam partisipasinya di Piala Dunia. Namun, Scaloni menilai situasi ini tidak bisa dianggap enteng.
"Kami menyaksikan pertandingan di sana dan menyadari bahwa dia meminta untuk digantikan, bahwa kondisinya tidak baik. Kabar pertama tidak terlalu buruk. Tentu saja, kami lebih baik jika tidak ada apa-apa padanya," ujar Scaloni kepada 101 Greats Goals.
Pelatih berusia 46 tahun itu menegaskan pihaknya masih menunggu hasil tes lebih lanjut. "Saya bayangkan mereka akan melakukan lebih banyak tes untuk mengonfirmasi apakah kondisinya benar-benar seperti yang mereka katakan," lanjutnya.
Insiden ini mengingatkan pada situasi serupa empat tahun lalu. Messi dilaporkan mengalami cedera otot tendon saat masih membela Paris Saint-Germain (PSG) dua pekan sebelum Piala Dunia 2022. Kala itu, ia berhasil pulih tepat waktu dan tampil di setiap laga hingga Argentina menjadi juara.
Namun, kali ini kondisinya berbeda. Messi hampir dipastikan absen di dua laga uji coba Argentina melawan Honduras dan Islandia. Scaloni pun belum mengumumkan skuad final yang akan dibawa ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Masalah Messi bukan satu-satunya yang menghantui Argentina. Kiper utama Emiliano Martinez mengalami patah tulang jari sebelum final Liga Europa. Belum lagi Cristian Romero, Nahuel Molina, Gonzalo Montiel, Nico Paz, dan Nicolas Gonzalez yang masih berjuang memulihkan kondisi.
"Kami semua berharap Messi bisa bergabung dengan skuad dalam kondisi prima, tetapi kenyataannya tidak demikian," kata Scaloni. "Bukan hanya dia; banyak pemain yang belum sepenuhnya pulih dari cedera. Prioritas utama kami sekarang adalah pemulihan mereka agar bisa tampil dalam kondisi terbaik di Piala Dunia."