POLEWALI MANDAR — Aksi begal disertai penganiayaan berat terjadi di wilayah hukum Polsek Urban Wonomulyo. Tiga orang pelaku yang belum teridentifikasi menyerang MP (20) saat korban berhenti di pinggir jalan, Rabu (27/5) sekitar pukul 01.00 Wita. Akibat serangan itu, korban mengalami luka robek dan tusuk di pinggang kiri serta lengan kiri.
Kapolsek Urban Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna menjelaskan, peristiwa bermula saat korban bersama seorang rekannya keluar rumah untuk membeli nasi kuning. Saat melintas di Lingkungan Kampung Baru, mereka berpapasan dengan tiga pemuda tak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motor.
Tanpa ada percakapan atau provokasi, ketiga pelaku langsung mengejar korban. Ketika MP berhenti di pinggir jalan, salah satu pelaku langsung menyerang menggunakan senjata tajam jenis parang atau celurit. "Mengenai pinggang kiri serta lengan kiri korban hingga mengakibatkan luka tusuk disertai luka robek pada pinggang sebelah kiri," kata Sandy dalam keterangan resmi, Rabu (27/5).
Usai melakukan penyerangan, ketiga pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi. MP mengaku tidak mengenali para pelaku dan tidak memiliki permasalahan dengan orang lain sebelumnya. "Identitas terduga pelaku masih dalam lidik. Berdasarkan keterangan saksi, terduga pelaku berjumlah tiga orang," ujar Sandy.
Korban sempat mendapat tindakan medis darurat di Puskesmas Wonomulyo sebelum akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Hajja Andi Depu Polewali untuk penanganan lebih lanjut karena luka yang cukup parah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Sektor Urban Wonomulyo masih melakukan penyelidikan untuk memburu ketiga pelaku. Belum ada informasi mengenai ciri-ciri atau kendaraan yang digunakan para pelaku. Kapolsek meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk segera melapor ke kantor polisi terdekat.