MAMUJU — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, memberikan pembinaan kepada seluruh jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi Sulawesi Barat. Kegiatan berlangsung di Aula Kanwil BPN setempat dan dihadiri oleh Kepala Kanwil Fredy Marfin, para kepala bidang, serta seluruh kepala kantor pertanahan kabupaten se-Sulawesi Barat.
Dalam arahannya, Ossy Dermawan menekankan perubahan paradigma pelayanan di era keterbukaan informasi dan media sosial. Menurutnya, aparatur tidak bisa lagi bersikap pasif.
"Seluruh aparatur wajib mengubah paradigma kerja. Di era keterbukaan informasi dan media sosial, BPN adalah pelayan yang harus menjemput bola, bukan lagi masyarakat yang memohon untuk dilayani," tegas Ossy Dermawan di hadapan para peserta.
Sebelum pembinaan, Wakil Menteri melakukan tour office dengan meninjau sejumlah ruang pelayanan dan lingkungan kerja Kanwil BPN Sulbar. Peninjauan ini untuk memastikan sarana dan prasarana pelayanan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.
Dalam laporannya, Kepala Kanwil BPN Sulbar Fredy Marfin memaparkan sejumlah capaian strategis. Capaian itu meliputi peningkatan kualitas data pertanahan, percepatan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), pelaksanaan reforma agraria, hingga penguatan transformasi digital melalui layanan pertanahan berbasis elektronik.
Fredy Marfin menyebut bahwa berbagai program tersebut merupakan komitmen Kementerian ATR/BPN dalam memberikan kepastian hukum hak atas tanah sekaligus mendukung pembangunan daerah melalui tertib administrasi pertanahan.
Pada kesempatan yang sama, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN menyerahkan delapan sertipikat tanah. Sertipikat tersebut terdiri atas tanah wakaf dan aset pemerintah daerah.
Penyerahan ini merupakan bagian dari upaya percepatan legalisasi aset guna memberikan kepastian hukum serta perlindungan terhadap tanah milik masyarakat, lembaga keagamaan, maupun pemerintah daerah.
Ossy Dermawan juga mengingatkan bahwa pelayanan publik yang prima harus didukung integritas tinggi, profesionalisme, serta komitmen memberi solusi terbaik bagi masyarakat. Aparatur ATR/BPN diharapkan mampu membangun budaya kerja yang adaptif, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.
Pembinaan ini menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi jajaran BPN di Sulawesi Barat untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, mempercepat penyelesaian program strategis nasional, serta menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, mudah, dan transparan.