Polres Majene Bekali Personel dengan Penyuluhan Jantung dan Hipertensi, Dokter Ingatkan Gejala yang Sering Tak Disadari

Penulis: Xander Situmorang  •  Kamis, 21 Mei 2026 | 15:00:01 WIB
Personel Polres Majene mengikuti penyuluhan tentang penyakit jantung dan hipertensi dari Bid Dokkes Polda Sulbar.

MAJENE — Kesadaran personel kepolisian terhadap ancaman penyakit jantung dan tekanan darah tinggi terus digenjot jajaran Polda Sulawesi Barat. Kali ini, Bid Dokkes Polda Sulbar menggelar penyuluhan khusus di Polres Majene, dengan menghadirkan dokter mitra dan tenaga kesehatan setempat.

Kegiatan berlangsung di Aula Wira Pratama 97, Rabu (20/5). Penyuluhan dipimpin langsung Kaur Yankes Subbidkespol Biddokkes Polda Sulbar AKP Carsa, S.Kep., M.M., didampingi Dokter Mitra Polres Majene dr. Nadya Nur Aqilah, S.Ked, serta Kasi Dokkes Polres Majene IPTU Aco Rahman K.B.

Gejala yang Kerap Muncul Tanpa Disadari

Dalam sesi edukasi, dr. Nadya Nur Aqilah memaparkan sejumlah gejala awal penyakit jantung dan hipertensi yang kerap diabaikan. Ia menekankan pentingnya deteksi dini melalui pemeriksaan rutin.

“Penyakit jantung dan hipertensi sering kali muncul tanpa gejala yang disadari. Karena itu penting bagi kita untuk menerapkan pola hidup sehat dan rutin memeriksakan kesehatan agar dapat diketahui lebih awal,” jelas dr. Nadya di hadapan peserta.

Ia juga mengedukasi personel tentang pola makan seimbang, olahraga teratur, serta manajemen stres sebagai langkah pencegahan utama. Menurutnya, tekanan tugas di lapangan kerap memicu gaya hidup tidak sehat yang berisiko memicu penyakit kardiovaskular.

Personel Sehat, Pelayanan Maksimal

AKP Carsa menegaskan bahwa kesehatan personel merupakan fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Ia menyebut penyuluhan ini bagian dari perhatian berkelanjutan Bid Dokkes terhadap kondisi fisik anggota di wilayah Sulbar.

“Kesehatan personel merupakan faktor utama dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian. Melalui penyuluhan ini kami berharap seluruh personel semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan, mengenali gejala penyakit sejak dini, serta menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar AKP Carsa.

Ia menambahkan, personel yang sehat akan mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat dan mendukung kinerja institusi secara optimal. Kegiatan pun berlangsung interaktif, dengan sesi diskusi dan konsultasi langsung terkait keluhan kesehatan yang dialami peserta.

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: terassulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top