JAKARTA — Xiaomi YU7 GT resmi diperkenalkan sebagai varian paling bertenaga dari keluarga SUV listrik YU7. Mobil ini menawarkan lima pilihan warna eksterior, mulai dari Cherry Red Metallic, Volcanic Gray Metallic, Obsidian Black, Pearl White, hingga Titanium Metallic.
Selain tampilan luar, Xiaomi juga menyediakan tiga opsi interior: Racing Red Luxury Sport Seats, Iris Purple Luxury Comfort Seats, dan Night Flame Black Luxury Comfort Seats. Dua desain velg 21 inci turut melengkapi model ini.
Performa YU7 GT ditopang oleh sistem penggerak empat roda dual-motor. Motor listrik depan menghasilkan 288 kW atau setara 386 hp, sementara motor belakang 450 kW atau 604 hp yang disebut Xiaomi sebagai V8s EVO.
Motor V8s EVO mengadopsi modul daya silicon carbide buatan sendiri serta lembar baja silikon stator dan rotor setebal 0,15 mm. Kombinasi ini disebut meningkatkan efisiensi hingga 98,38 persen.
Secara keseluruhan, SUV lima penumpang ini menghasilkan tenaga gabungan 738 kW atau 990 hp dengan kecepatan maksimum 300 km/jam.
YU7 GT menggunakan baterai ternary NMC berkapasitas 101,7 kWh. Berdasarkan standar CLTC, jarak tempuhnya mencapai 705 km dalam sekali pengisian penuh.
Sistem tegangan tinggi 800V memungkinkan baterai diisi dari 10 hingga 80 persen hanya dalam 12 menit. Fitur lain meliputi suspensi udara dual-chamber, continuous damping dual-valve, dan electronic limited-slip differential.
Xiaomi menyebut pengembangan sasis YU7 GT dilakukan oleh tim riset dan pengembangan di Eropa.
CEO Xiaomi, Lei Jun, menyatakan YU7 GT dirancang untuk kalangan elite masa kini dan akan dipasarkan dengan harga tinggi. Sebagai perbandingan, Xiaomi YU7 versi reguler dibanderol 253.500 yuan hingga 329.900 yuan, atau sekitar Rp657 juta hingga Rp856 juta.
Data China EV DataTracker mencatat Xiaomi mengirimkan 9.876 unit crossover YU7 di pasar domestik sepanjang April 2026. Secara kumulatif, pengiriman mencapai 81.499 unit. Sebagai perbandingan, Tesla menjual 104.948 unit Model Y di China pada periode yang sama.