Reyhan, Bocah Kelas 6 Asal Polewali Mandar, Buktikan Anak Daerah Bisa Bersinar di Mandar Culture Festival 2026

Penulis: Xander Situmorang  •  Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:15:53 WIB
Reyhan, bocah kelas 6 asal Polewali Mandar, tampil memukau di Mandar Culture Festival 2026.

POLEWALI MANDAR — Mandar Culture Festival (MCF) 2026 menjadi panggung bagi talenta muda daerah. Gelaran yang berlangsung 11 hingga 23 Mei 2026 ini menghadirkan momen yang paling dinantikan: penampilan Reyhan, pemenang Kaco Mandar 2026, pada pra event hari keempat, Kamis (14/5/2026).

Reyhan tampil didampingi Dhiva Zalfa Azzalea, pemenang Cicci Putri Kategori B 2026. Sambutan hangat dari ratusan warga yang hadir menyambut penampilan keduanya.

Bukan Sekadar Tampil, Tapi Membawa Pesan untuk Generasi Muda

Di sela kegiatannya, Reyhan mengungkapkan motivasi utamanya: membanggakan kedua orang tuanya. “Tujuan saya ingin membanggakan orang tua dan bisa mengikuti ajang-ajang bergengsi di bidang fashion,” ujarnya saat ditemui di Polewali Mandar, Sabtu (16/5/2026).

Reyhan juga menyampaikan pesan kepada anak-anak muda Polewali Mandar. Ia mendorong mereka untuk tidak takut mencoba dan terus mengasah kemampuan. Menurutnya, kesuksesan di dunia model tidak hanya bergantung pada bakat, melainkan pada dedikasi dan disiplin.

“Teruslah berproses, teruslah belajar, jangan takut untuk mencoba. Karena sukses di dunia model bukan sekadar bakat, melainkan dedikasi, disiplin dan keberanian untuk tampil beda,” kata Reyhan.

MCF 2026: Wadah Kreativitas dan Pelestarian Budaya Mandar

Mandar Culture Festival 2026 digagas oleh Founder sekaligus Project Director, Nurfadilah. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan ruang ekspresi bagi generasi muda sekaligus melestarikan budaya Mandar. Rangkaian acara terdiri dari pra event pada 11–18 Mei 2026 dan main event pada 19–23 Mei 2026.

Festival ini dihadiri berbagai elemen: Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Dinas Pariwisata, orang tua peserta, hingga masyarakat umum. Kehadiran Reyhan sebagai representasi positif anak daerah dinilai mampu memotivasi anak-anak lain untuk melatih mental dan rasa percaya diri sejak usia dini.

MCF 2026 diharapkan menjadi wadah lahirnya generasi muda kreatif yang mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional, tanpa melupakan akar budaya Mandar. (*)

Reporter: Xander Situmorang
Sumber: kabarsulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top