SULAWESI BARAT — Setelah mencatat penurunan pada bulan Maret 2026, penjualan motor di Indonesia kembali bangkit pada April dengan total 520.972 unit terjual. Kenaikan ini mencapai 16,04% dibandingkan dengan penjualan bulan sebelumnya yang hanya mencapai 448.974 unit.
Secara keseluruhan, penjualan motor di Tanah Air dari Januari hingga April 2026 mencapai 2.135.063 unit. Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 2.089.953 unit, terdapat peningkatan sebesar 2,16%. Meskipun tidak ada rincian spesifik mengenai segmen motor yang diminati, segmen skutik tetap mendominasi dengan kontribusi sebesar 91,7% dari total penjualan.
Ketua Bidang Komersial AISI, Sigit Kumala, menyampaikan bahwa kondisi geopolitik global dapat mempengaruhi perekonomian dan pasar sepeda motor domestik. Dia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi, harga komoditas, dan kondisi cuaca akan berperan dalam stabilitas daya beli masyarakat. "Dengan mempertimbangkan berbagai kondisi dan tantangan yang potensial terjadi di tahun ini, kami memproyeksikan pasar sepeda motor domestik akan relatif stabil tahun ini di angka 6,4 juta-6,7 juta unit," ungkap Sigit.
AISI berharap bahwa dukungan dari lembaga pembiayaan yang kuat akan mendorong realisasi penjualan di pasar sepeda motor domestik. Dengan proyeksi yang optimistis, diharapkan pertumbuhan ini dapat berlanjut, meskipun tantangan dari faktor eksternal tetap harus diperhatikan.