Bank Mandiri mendistribusikan 2.800 paket buku dan tas sekolah ke berbagai wilayah Indonesia bertepatan dengan momentum Hari Pendidikan Nasional pada Mei 2026. Aksi korporasi ini menjadi bagian dari upaya perseroan berkode saham BMRI dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui pemerataan akses pendidikan. Penyaluran bantuan menyasar pelajar mulai tingkat SD hingga SMA di wilayah Rantau Parapat, Balikpapan, hingga Kabupaten Keerom.
Distribusi bantuan bertajuk "Buku Mandiri untuk Negeri" ini dilakukan secara serentak untuk memastikan pelajar di daerah memiliki perlengkapan belajar yang layak. Bank Mandiri tidak hanya memberikan tas dan buku sekolah, tetapi juga menyertakan alat tulis lengkap guna mendukung optimalisasi kegiatan belajar mengajar di kelas.
Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, menjelaskan bahwa akses terhadap sarana pendidikan yang memadai merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi unggul. Menurutnya, inisiatif ini merupakan wujud nyata kehadiran perusahaan dalam mendukung agenda besar pemerintah di sektor pendidikan nasional.
“Bank Mandiri meyakini bahwa akses terhadap sarana pendidikan yang memadai merupakan fondasi penting dalam menciptakan SDM unggul,” ujar Adhika dalam keterangan resminya, Jumat, 8 Mei 2026.
Komitmen emiten perbankan pelat merah ini tidak berhenti pada pemberian alat tulis. Bank Mandiri tercatat telah merenovasi 27 sekolah yang tersebar di 27 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia. Langkah ini diambil untuk memastikan siswa dapat belajar di lingkungan yang aman dan nyaman.
Proyek renovasi tersebut mencakup perbaikan fasilitas dasar sekolah, pengecatan ruang kelas, hingga peningkatan standar sanitasi. Selain memperbaiki bangunan fisik, perseroan juga menghadirkan pojok baca di 27 sekolah tersebut untuk menumbuhkan minat baca dan meningkatkan literasi siswa sejak dini.
Fokus pada pengembangan kualitas individu juga diwujudkan melalui pemberian beasiswa. Hingga saat ini, Bank Mandiri telah menyalurkan beasiswa kepada 267 mahasiswa di berbagai perguruan tinggi sebagai investasi jangka panjang untuk mencetak tenaga kerja profesional di masa depan.
Secara akumulatif, Bank Mandiri telah mendistribusikan lebih dari 26 ribu paket tas sekolah melalui berbagai program sosial perusahaan. Jangkauan bantuan ini mencakup wilayah terdampak bencana di Sumatra, kegiatan sosial selama Ramadan 2026, hingga ke pelosok daerah operasional perusahaan.
Sebelum penyaluran paket bantuan pada Mei ini, perseroan juga telah bergerak cepat membantu pelajar di Nusa Tenggara Barat. Pada Maret 2026, sebanyak 2.000 paket sekolah diserahkan khusus untuk siswa di wilayah Lombok guna memastikan keberlanjutan pendidikan di sana.
Adhika menegaskan bahwa Bank Mandiri akan terus memosisikan diri sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif. Sebagai agen pembangunan, perseroan berkomitmen mengintegrasikan nilai-nilai sosial ke dalam strategi bisnis perusahaan agar dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat luas.