MAMUJU — Kapolda Sulbar Irjen Pol Totok Suharyanto duduk bersama Imam Masjid Raya Suada beserta seluruh pengurus dan jamaah setelah menunaikan sholat Dzuhur berjamaah. Pertemuan berlangsung hangat, dengan obrolan ringan soal kegiatan rutin masjid hingga dinamika jamaah.
Kapolda datang didampingi Wakapolda, Karo SDM, Direktur Intelkam, dan Kapolresta Mamuju. Rombongan disambut langsung oleh pengurus masjid.
Perkenalan Diri dan Jajaran di Depan Jamaah
Dalam bincang santai itu, Totok memperkenalkan diri sebagai pejabat baru yang memimpin kepolisian di Sulawesi Barat. Ia juga mengenalkan jajaran yang mendampinginya kepada pengurus masjid.
Canda gurau sempat mewarnai pertemuan. Suasana akrab itu disebut membuat komunikasi antara kepolisian dan pengurus masjid jadi lebih cair.
Permintaan Doa Restu untuk Tugas Keamanan
Di tengah kehangatan itu, Kapolda menyampaikan maksud kedatangannya dengan rendah hati. Ia menitipkan doa dan dukungan kepada Imam dan seluruh pengurus masjid.
"Saya mohon doa restu dari Bapak Imam dan pengurus sekalian. Tugas ini amanah yang berat, dan tidak akan berhasil tanpa dukungan serta doa dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk para tokoh agama seperti Bapak sekalian," tutur Irjen Pol Totok Suharyanto.
Imam Masjid Janji Doakan Kapolda dan Jajaran
Imam Masjid Raya Suada menyambut permintaan itu dengan hangat. Ia berjanji terus mendoakan agar Kapolda dan jajarannya diberi kelancaran serta kekuatan menjalankan tugas.
Menurut imam, kehadiran langsung pimpinan kepolisian ke tengah masyarakat adalah langkah baik. Ia berharap silaturahmi semacam ini tidak berhenti sekali ini saja.
"Semoga apa yang Bapak cita-citakan untuk Sulawesi Barat tercapai. Kami di sini siap mendukung," tutup imam Masjid.
Rangkaian Kunjungan: dari Gereja Katolik ke Masjid
Kunjungan ke Masjid Raya Suada melengkapi rangkaian silaturahmi Kapolda di hari yang sama. Pagi harinya, Totok lebih dulu mendatangi Gereja Katolik Santa Maria dalam kegiatan "Minggu Kasih" bersama umat Katolik.
Langkah itu disebut sebagai komitmen merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa memandang latar belakang agama. Pendekatan ini sejalan dengan program Kapolri yang menekankan Polri harus hadir, mendengar, peduli, dan memberikan solusi.
Para pengurus masjid berharap kedekatan kepolisian dan tokoh agama terus terjalin. Dengan begitu, suasana keamanan dan ketertiban di Kota Mamuju khususnya dan Sulawesi Barat umumnya diharapkan semakin kondusif.