MAMUJU — Rombongan Polda Sulbar tiba di gereja bersama Wakapolda, Karo SDM, Dirintelkam, Kapolresta Mamuju, dan Koorspripim. Kedatangan mereka diterima Pastor Vikaris Episkopalis Sulbar, Pembimas Katolik, dan umat Gereja Santa Maria.
Dalam sambutannya, Totok menyebut dirinya belum lama bertugas di Bumi Malaqbi. Ia menilai tugas kepolisian di daerah itu tidak ringan tanpa dukungan warga.
"Kami adalah orang baru di Sulbar. Tugas yang diemban tidaklah ringan. Oleh karena itu, kami mohon dukungan, doa, dan bantuan dari seluruh masyarakat Sulbar, agar kami dapat menjalankan tugas secara optimal dan maksimal demi kesejahteraan bersama," ujar Kapolda.
Jaminan Pengamanan Ibadah dan Kerukunan Antarumat
Permohonan doa itu berjalan seiring komitmen Polda Sulbar menjaga rasa aman umat beragama. Totok menyatakan jajarannya siap memberikan pengamanan dan perlindungan agar ibadah serta kegiatan keagamaan berlangsung khidmat dan nyaman.
Ia juga menegaskan komitmen memelihara keharmonisan antarumat beragama. Menurut Totok, setiap warga dengan keyakinan berbeda adalah bagian dari keluarga besar Sulawesi Barat yang wajib dilindungi dan dilayani.
Ruang Aspirasi Warga Dibuka Lewat Minggu Kasih
Dalam pertemuan itu, Kapolda mempersilakan jemaat menyampaikan aspirasi, keluhan, masukan, dan saran soal keamanan di lingkungan masing-masing. Forum Minggu Kasih dipakai agar persoalan yang dirasakan warga terdengar langsung dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan kepolisian.
Suasana akrab terlihat ketika Totok menghampiri anak-anak di tengah jemaat. Sapaan lembut, usapan di kepala, dan percakapan ringan mencairkan suasana pertemuan.
Kunjungan ditutup dengan harapan agar silaturahmi tetap terjaga setelah rombongan meninggalkan gereja. Warga diharapkan nyaman menyampaikan persoalan, sementara kepolisian hadir dengan kesediaan mendengar dan membantu.
Dari Gereja Santa Maria, semangat Polisi Bersama Masyarakat tampil dalam bentuk yang sederhana: menyapa dengan hormat, mendengar dengan sungguh-sungguh, dan menjaga agar setiap orang dapat beribadah dengan tenteram.