Pencarian

Danrem 142/Tatag Terjun Langsung Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektare di Mamuju, Api Dipadamkan dalam 70 Menit

Selasa, 25 Agustus 2026 • 15:09:31 WIB
Danrem 142/Tatag Terjun Langsung Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektare di Mamuju, Api Dipadamkan dalam 70 Menit
Personel gabungan memadamkan api yang membakar lahan seluas satu hektare di Kelurahan Rangas Timur, Mamuju, Sulawesi Barat, Senin (24/8/2026).

MAMUJU — Kebakaran melanda lahan milik warga di Jl. Abd. Malik Pattana Endeng, Kelurahan Rangas Timur, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Senin (24/8/2026) sekitar pukul 13.30 WITA. Peristiwa ini mengakibatkan lahan seluas kurang lebih 1 hektare hangus terbakar.

Api pertama kali diketahui setelah aktivitas pembakaran sampah oleh warga diduga merembet ke lahan kosong milik warga lainnya. Kejadian cepat dilaporkan, dan respons penanganan langsung dilakukan oleh personel gabungan.

Danrem 142/Tatag Terjun Langsung ke Lokasi Kebakaran

Brigjen TNI Hartono, S.I.P., M.M, selaku Danrem 142/Tatag, terlihat memimpin langsung jalannya pemadaman. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Korem 142/Tatag ini menegaskan keseriusan aparat dalam merespons kejadian darurat di wilayahnya.

Dalam operasi pemadaman tersebut, dikerahkan empat unit kendaraan pemadam kebakaran. Personel dari Damkar Kabupaten Mamuju, BPBD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta warga setempat bahu-membahu menjinakkan si jago merah.

Api Berhasil Dikuasai dalam Waktu 70 Menit

Upaya pemadaman berjalan efektif. Api berhasil dikendalikan dan dipadamkan sekitar pukul 14.40 WITA atau kurang lebih 70 menit setelah kejadian pertama kali diketahui.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Kerugian materil ditaksir mencapai lahan seluas 1 hektare milik warga yang terbakar.

Pembakaran Sampah Jadi Pemicu, Warga Diminta Waspada

Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap aktivitas pembakaran sampah di tengah kondisi cuaca yang rawan kebakaran lahan. Masyarakat diimbau untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama di area yang berdekatan dengan lahan kosong atau permukiman.

Koordinasi yang cepat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan warga menjadi kunci utama dalam mencegah meluasnya kebakaran. Kejadian di Rangas Timur ini diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi seluruh elemen masyarakat untuk lebih berhati-hati.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarsulbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks