Pencarian

Gempa M7,0 Nagekeo Guncang NTT hingga Makassar, Warga Mengungsi ke Lapangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 • 08:27:31 WIB
Gempa M7,0 Nagekeo Guncang NTT hingga Makassar, Warga Mengungsi ke Lapangan
Warga mengungsi ke lapangan terbuka setelah gempa magnitudo 7,0 mengguncang Nagekeo, NTT, Sabtu (15/8/2026).

SULAWESI BARAT — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memutakhirkan magnitudo gempa dari M7,7 menjadi M7,0 dengan episenter berada di laut 38 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo. Gempa terjadi pada pukul 04.58.23 WIB dengan kedalaman 10 kilometer.

"#Gempa (UPDATE) Mag:7.0, 15-Agu-26 04:58:23 WIB, Lok:8.33 LS, 121.32 BT (Pusat gempa berada di laut 38 km timur laut Mbay, Nagekeo), Kedlmn:10 Km," tulis BMKG melalui akun X-nya, Sabtu (15/8/2026).

Getaran Terasa Tiga Menit di Makassar

Warga Makassar, Fuady, mengaku merasakan guncangan cukup kencang dengan durasi yang lama. Peristiwa itu membuatnya sempat panik sebelum akhirnya memutuskan keluar dari rumah.

"Guncangannya terasa, cukup kencang, sekitar 3 menit," ujar Fuady saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (15/8/2026).

Di Labuan Bajo, warga bernama Addin menyebutkan guncangan membuat dirinya dan tetangga berhamburan menuju lapangan terbuka. Ketakutan akan gempa susulan masih terasa hingga pagi.

"Kami sampai kaget dan keluar dari rumah, menuju lapangan," ujar Addin.

Skala Guncangan di Sejumlah Wilayah

BMKG mencatat guncangan terkuat dirasakan di Kota Bima dan Kabupaten Dompu dengan skala V MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan hampir seluruh penduduk dan banyak orang terbangun dari tidur.

Wilayah Ruteng, Ende, Labuan Bajo, Maumere, dan Sumba Timur merasakan getaran pada skala IV-V MMI. Sementara Kupang dan Kabupaten Sumbawa Barat berada di skala IV MMI, di mana gerabah dapat pecah serta pintu dan jendela berderit.

Guncangan Meluas hingga Bali dan Sulawesi

Gempa turut dirasakan di Flores Timur, Lembata, Adonara, Lombok Barat, Kota Mataram, Lombok Timur, Denpasar, Badung, Bulukumba, Jeneponto, Takalar, dan Gowa. Di wilayah-wilayah tersebut, intensitas getaran berkisar pada skala II-IV MMI.

Pada skala III MMI, getaran terasa nyata di dalam rumah seperti ada truk melintas. Sementara pada skala II MMI, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan membuat benda ringan yang digantung bergoyang.

BMKG belum merilis peringatan dini tsunami untuk gempa ini. Masyarakat di pesisir tetap diminta waspada terhadap potensi gempa susulan yang berkekuatan lebih kecil.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks