MAMUJU — Dandim 1418/Mamuju Kolonel Arm Andang Radianto menyatakan capaian 90 persen itu lahir dari kerja keras personel Satgas bersama masyarakat. Pengerjaan tetap diarahkan pada kualitas bangunan, bukan sekadar mengejar target waktu.
“Alhamdulillah, pembangunan RTLH sasaran 2 telah mencapai 90 persen. Kami terus mendorong personel Satgas untuk mengoptimalkan pengerjaan dengan tetap memperhatikan kualitas bangunan, sehingga rumah ini nantinya dapat memberikan kenyamanan dan kehidupan yang lebih layak bagi penerima manfaat,” ujar Andang dalam keterangannya.
Sejak awal pengerjaan, personel Satgas TMMD tidak bekerja sendiri. Warga sekitar ikut turun membantu, mulai dari mengangkut material hingga menyiapkan kebutuhan harian pekerja di lokasi.
Pola kerja bersama ini disebut menjadi salah satu faktor yang membuat progres RTLH sasaran 2 melaju cepat. Satgas memanfaatkan sisa waktu untuk merampungkan bagian-bagian yang belum tuntas.
RTLH merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang menyasar rumah warga dengan kondisi tidak layak huni. Melalui program ini, rumah diperbaiki agar memenuhi standar tempat tinggal yang layak.
Andang menyebut program RTLH sebagai bentuk kepedulian TNI dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Program ini sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat lewat semangat kebersamaan dan gotong royong.
Bagi penerima manfaat, RTLH bukan sekadar bangunan baru. Rumah yang layak huni diharapkan mengubah kualitas hidup keluarga penerima, terutama dari sisi kesehatan dan kenyamanan tempat tinggal.
Kodim 1418/Mamuju menargetkan seluruh pengerjaan RTLH sasaran 2 rampung dalam waktu dekat. Setelah itu, rumah diserahkan kepada penerima bantuan agar bisa langsung dimanfaatkan.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 1418/Mamuju berupaya menghadirkan pembangunan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan kualitas hidup warga.