MAMUJU — Personel Satgas TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 1418/Mamuju turun langsung ke lokasi bersama masyarakat untuk menanam bibit pohon. Aksi tanam pohon menyasar lahan-lahan desa yang dinilai perlu penghijauan ulang.
Dandim 1418/Mamuju Kolonel Arm Andang Radianto menyebut penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian TNI bersama rakyat terhadap kelestarian alam. Menurut dia, kegiatan itu sekaligus mewariskan lingkungan yang sehat bagi generasi mendatang.
Andang menegaskan pihaknya ingin mengajak warga merawat lingkungan secara bersama-sama. Ia memandang tanam pohon sebagai investasi jangka panjang, bukan kegiatan upacara belaka.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan. Penanaman pohon bukan hanya kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi jangka panjang demi keberlangsungan alam dan kehidupan generasi berikutnya," ungkap Andang.
Keterlibatan warga dalam penanaman disebutnya sebagai bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh, tidak hanya saat pembangunan desa berjalan, tetapi juga dalam menjaga lingkungan setelahnya.
Program TMMD ke-130 di Kabupaten Mamuju tahun ini tidak berhenti pada pengecoran jalan atau pembangunan fasilitas desa. Kodim 1418/Mamuju menambahkan kegiatan sosial dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari paket program.
Melalui skema itu, Kodim 1418/Mamuju berkomitmen menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, baik lewat pembangunan fisik maupun kegiatan sosial. Penanaman pohon menjadi salah satu wujud komitmen tersebut di lapangan.
Kegiatan ditutup dengan harapan terciptanya lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan di wilayah Mamuju. Semangat "TNI Bersama Rakyat, Membangun Desa dan Melestarikan Alam" menjadi pegangan pelaksanaan program.