MAMUJU — Pertemuan berlangsung di Sekretariat Muslimah Wahdah Islamiyah Sulawesi Barat dan turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama (PJU), perwira, serta personel Polresta Mamuju. Kapolresta datang langsung untuk mendengar keluhan warga, bukan sekadar bersilaturahmi.
Persoalan mencari kerja masih jadi tantangan bagi sebagian warga Mamuju. Banyak yang punya kemauan dan kemampuan bekerja, tetapi belum menemukan kesempatan yang sesuai.
Kondisi itu yang mendorong Kapolresta Mamuju mengambil langkah lewat program Polisi Peduli Pengangguran. Program ini menyasar warga yang belum memiliki pekerjaan agar kebutuhan mereka terpetakan langsung dari sumbernya.
Dalam forum tersebut, warga menyampaikan kondisi, aspirasi, serta kendala yang mereka hadapi saat mencari pekerjaan. Kapolresta memakai kesempatan itu untuk mengetahui kebutuhan masyarakat sekaligus melihat peluang solusi yang bisa diupayakan.
Komunikasi langsung dinilai penting karena persoalan pengangguran tidak cukup dilihat dari angka. Ada warga yang setiap hari berusaha mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.
Kegiatan di Sekretariat Muslimah Wahdah Islamiyah Sulbar merupakan bagian dari tindak lanjut Program Quick Wins Kapolri. Program itu masuk dalam prioritas Polisi Bersama Masyarakat yang menekankan pendekatan humanis ke warga.
Polresta Mamuju berharap kegiatan tersebut memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Kepolisian juga menegaskan komitmennya hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi turut mengambil bagian membantu persoalan sosial di lingkungan sekitar.