Arkhan Fikri Tantang Dewa United: Lini Tengah Arema FC Lebih Kuat

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:35:31 WIB
Gelandang Arema FC Arkhan Fikri menegaskan lini tengah timnya lebih kuat jelang laga melawan Dewa United.

SULAWESI BARAT — Gelandang Arema FC Arkhan Fikri menegaskan lini tengah Singo Edan lebih kuat dari Dewa United jelang laga Pekan ke-7 BRI Super League 2026/2027 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (25/10/2026). Kapten Timnas Indonesia itu siap mengendalikan permainan demi meraih tiga poin yang jadi harga mati bagi Arema.

Laga di Stadion Kanjuruhan menjadi panggung pembuktian bagi Arema FC yang tengah terpuruk. Dua kekalahan beruntun, termasuk dibantai Persija Jakarta 1-5, membuat posisi Singo Edan mendekati papan bawah. Dewa United datang dengan modal tiga kemenangan beruntun dalam rekor pertemuan.

Kondisi Ruang Ganti Arema Disebut Kembali Optimal

Arkhan memastikan kebugaran rekan-rekannya berada di level terbaik meski jadwal kompetisi padat dan waktu istirahat terbatas usai perjalanan dari luar pulau. Program pemulihan fisik yang disusun tim medis dinilai berjalan efektif mengembalikan kesegaran otot pemain.

Perubahan pendekatan terjadi sejak Andre Caldas mengambil alih sebagai pelatih interim. Arkhan mengakui kerja sama tim sempat rapuh karena sesi latihan harian kurang menekankan kolektivitas.

"Harusnya kami bisa terbawa suasana latihan untuk bermain sebagai tim. Sekarang bersama Coach Andre, ada perbedaan besar dari segi daya juang dan semangat. Kami tahu apa yang diinginkan pelatih dan semua pemain memahaminya," ujar Arkhan, Sabtu (24/10/2026).

Arkhan Tolak Narasi Gelandang Dewa United Lebih Unggul

Dewa United dikenal punya barisan gelandang dominan, berfisik kuat, dan konsisten sepanjang enam laga awal musim. Arkhan menolak anggapan bahwa sektor tengah Banten Warriors lebih mentereng dibanding komplotan Singo Edan.

Pemain berlabel timnas itu yakin siapa pun yang diturunkan di sektor gelandang punya kapasitas memenangkan duel perebutan bola.

"Kalau dikatakan mereka kuat, kita lebih kuat. Jadi tidak ada alasan lini tengah mereka lebih unggul. Kami memiliki pemain-pemain berkualitas di posisi gelandang. Besok kamilah yang akan mengendalikan permainan," tegasnya.

Kemenangan Kandang Jadi Harga Mati untuk Aremania

Tekad menyatukan seluruh pilar Singo Edan di kamar ganti. Kemenangan di kandang sendiri disebut sebagai harga mati untuk mendongkrak posisi tim dari ancaman papan bawah.

Arkhan berjanji mempersembahkan permainan menyerang yang menghibur dan penuh gairah. Kerinduan Aremania akan raihan tiga poin disebutnya bakal dibayar tuntas pada laga nanti.

"Secara pribadi persiapan saya sangat baik. Kami mewakili seluruh pemain merasa sangat yakin bisa meraih tiga poin di kandang sendiri besok," pangkas Arkhan.

Duel Perebutan Bola Jadi Kunci di Kanjuruhan

Pertemuan kedua tim bakal ditentukan oleh siapa yang lebih cepat menguasai sektor tengah. Dewa United membawa modal mental tiga kemenangan beruntun atas Arema, sementara Singo Edan butuh poin untuk keluar dari tekanan klasemen.

Andre Caldas punya pekerjaan rumah mengembalikan kolektivitas yang sempat hilang. Arkhan dan rekan-rekan sudah menyatakan siap tempur sejak sesi latihan terakhir.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: malang-post.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top