SULAWESI BARAT — BYD resmi meluncurkan Atto 1 generasi kedua, yang di pasar China dikenal sebagai Seagull, dengan harga mulai Rp 170 jutaan. Angka tersebut lebih murah dibanding generasi sebelumnya di Negeri Tirai Bambun tersebut. Peluncuran ini menandai langkah BYD memperluas lini mobil listrik murahnya.
BYD mengumumkan peluncuran Atto 1 generasi kedua melalui kanal resmi mereka. Model yang di China dipasarkan dengan nama Seagull ini menyasar segmen mobil listrik kompak dengan harga terjangkau. Pengumuman berlangsung Kamis (22/10/2026) waktu setempat.
Atto 1 generasi kedua dibanderol mulai Rp 170 jutaan di pasar China. Angka ini lebih rendah dari harga generasi sebelumnya, meski BYD belum merinci berapa persisnya penurunan yang terjadi. Strategi harga agresif ini ditempuh BYD untuk menjaga daya saing di segmen mobil listrik murah yang semakin padat.
Di China, model ini dijual dengan nama Seagull. Sementara di pasar ekspor, termasuk Indonesia, BYD memakai nama Atto 1. Perbedaan penamaan ini bukan hal baru bagi BYD, yang memang menerapkan strategi nama berbeda untuk tiap region.
Bahan peluncuran ini belum memuat detail spesifikasi teknis seperti kapasitas baterai, jarak tempuh, atau tenaga motor listrik. BYD juga belum mengumumkan apakah Atto 1 generasi kedua akan masuk ke pasar Indonesia dan kapan jadwalnya. Informasi lebih lanjut mengenai varian dan fitur menyusul kemudian.
Penurunan harga Atto 1 generasi kedua berpotensi menekan kompetitor di segmen yang sama. Di China, segmen mobil listrik kompak murah menjadi ajang perang harga antarprodusen. Bagi konsumen Indonesia, kepastian apakah model ini akan dijual di sini masih menunggu pengumuman resmi dari BYD Indonesia.