MAMUJU — Pergantian jabatan di tubuh Polda Sulawesi Barat dikonfirmasi Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Memo Ardian. Irjen Adi Deriyan Jayamarta meninggalkan kursi Kapolda setelah memimpin lebih dari setahun.
Penggantinya, Irjen Totok Suharyanto, bukan nama baru di lingkungan reserse. Sebelum ditunjuk memimpin Polda Sulbar, dia menakhodai Kortastipidkor Mabes Polri.
Selama menjabat Kepala Kortastipidkor, Irjen Totok memimpin penggeledahan di 12 lokasi sekaligus dalam pengungkapan kasus mega korupsi. Kasus itu menyeret sejumlah nama besar, termasuk penetapan Bupati Gowa Husniah Talenrang sebagai tersangka.
Rekam jejak tersebut dinilai menjadi modal saat memimpin Polda Sulbar. Wilayah ini menghadapi tantangan tersendiri, mulai dari gangguan kamtibmas hingga penanganan perkara yang menyentuh kepentingan daerah.
Irjen Totok meniti karier panjang di fungsi reserse kriminal. Sejumlah jabatan strategis pernah diemban, dari tingkat polres hingga markas besar.
Mutasi ini bagian dari rotasi rutin di lingkungan Polri. Irjen Adi Deriyan melanjutkan pengabdian di KLH/BPLH dengan penugasan khusus.
Polda Sulbar kini menunggu arah kebijakan baru dari Kapolda yang baru dilantik. Fokus pengamanan wilayah dan penegakan hukum menjadi pekerjaan rumah yang menanti.