MAMUJU — Inspeksi yang dipimpin langsung Kapolda Sulbar menyasar dua fasilitas utama: kendaraan dinas dan rusun personel. Pendampingan dilakukan Direktur Samapta bersama Kabid Humas Polda Sulbar. Pemeriksaan tidak hanya melihat tampilan luar, tetapi masuk hingga ke bagian mesin dan kelengkapan teknis kendaraan.
Kondisi kendaraan menjadi perhatian karena dipakai menunjang mobilitas personel dalam tugas pelayanan dan pengamanan masyarakat. Fasilitas yang rusak atau tidak terawat berpotensi mengganggu operasional harian kepolisian di lapangan.
Pemeriksaan Mesin hingga Kelengkapan Teknis Kendaraan
Satu per satu kendaraan dinas dicek dalam sidak tersebut. Kapolda didampingi sejumlah pejabat utama menelusuri bagian mesin dan sejumlah kelengkapan teknis. Pemeriksaan ini menyasar kendaraan yang digunakan untuk mendukung operasional kepolisian sehari-hari.
Menurut pihak Polda, perawatan aset diperlukan agar sarana dan prasarana tetap bisa digunakan secara optimal. Fokusnya pelayanan kepada masyarakat serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di Sulbar.
Rusun Bintara Remaja: Kebersihan Kamar dan Lemari Jadi Sorotan
Usai mengecek kendaraan, Kapolda meninjau rusun yang ditempati personel, khususnya para bintara remaja. Ia melihat langsung kondisi ruangan, termasuk kebersihan serta kerapian tempat tidur dan lemari pakaian penghuni.
Kapolda mengingatkan personel muda agar tidak menganggap fasilitas negara bisa digunakan tanpa tanggung jawab. Kepedulian terhadap fasilitas dinas, menurutnya, merupakan bagian dari kedisiplinan personel.
"Apa yang diberikan oleh pemerintah mestinya kita syukuri dengan cara menjaganya dengan baik. Apa yang kita nikmati saat ini mulai dari pakaian, kendaraan, hingga tempat tinggal itu semua adalah amanah. Amanah ini harus kita jaga dan rawat dengan sebaik-baiknya," tegas Kapolda.
Perawatan Aset sebagai Bagian Kedisiplinan Anggota
Polda Sulbar menempatkan perawatan aset sebagai indikator kedisiplinan, bukan sekadar urusan administratif. Fasilitas yang terawat dinilai menunjang kesiapan personel dalam menjalankan tugas harian.
Sidak itu sekaligus menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk menjaga fasilitas yang disediakan negara, baik dalam penggunaan sehari-hari maupun melalui perawatan berkelanjutan. Pemeriksaan serupa disebut akan terus dilakukan untuk memastikan aset dinas tetap dalam kondisi baik.