SULAWESI BARAT — FIFA ASEAN Cup menjadi turnamen baru yang mempertemukan negara-negara Asia pada FIFA Matchday 24 September sampai 5 Oktober 2026. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah ajang yang mayoritas diikuti negara ASEAN ini, dengan sejumlah negara Asia lain turut ambil bagian.
Turnamen ini digelar tepat pada jadwal resmi FIFA Matchday, memberi kesempatan bagi tim peserta untuk mengumpulkan poin dan menguji kekuatan skuad di luar kompetisi reguler. Indonesia masuk sebagai tuan rumah penyelenggara.
Peserta FIFA ASEAN Cup didominasi negara-negara Asia Tenggara yang tergabung dalam ASEAN. Sejumlah negara Asia di luar kawasan itu juga ikut serta, memperluas cakupan turnamen.
Format ini membuat FIFA ASEAN Cup bukan sekadar ajang regional, melainkan pertemuan lintas kekuatan sepak bola Asia.
Pemilihan jadwal 24 September sampai 5 Oktober bukan tanpa alasan. FIFA Matchday adalah periode resmi yang diakui federasi dunia, sehingga laga-laga di turnamen ini bisa dihitung sebagai pertandingan internasional resmi.
Bagi Indonesia, menjadi tuan rumah memberi keuntungan tersendiri: tim nasional bisa tampil di hadapan pendukung sendiri tanpa harus menempuh perjalanan jauh.
Kepercayaan sebagai tuan rumah menempatkan Indonesia di posisi penting dalam peta sepak bola Asia. Turnamen ini juga menjadi kesempatan mengukur kesiapan infrastruktur dan penyelenggaraan jelang agenda internasional berikutnya.
Kehadiran negara-negara Asia di luar ASEAN menambah bobot kompetisi, sekaligus memberi pengalaman bertanding melawan gaya permainan yang berbeda.
Detail lebih lanjut soal format, pembagian grup, dan venue pertandingan belum dipaparkan dalam informasi yang tersedia.