Edukasi Reproduksi dan KB untuk Ibu Muda, Pesan Wamendukbangga di Tangsel

Penulis: Vino Bastian  •  Sabtu, 19 September 2026 | 11:05:31 WIB

SULAWESI BARAT — Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menekankan pentingnya perencanaan keluarga saat Indonesia memasuki masa bonus demografi. Lewat peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di Setu, Tangerang Selatan, ibu muda dan pasangan usia subur bisa dapat layanan KB gratis sekaligus pemahaman soal kesehatan reproduksi.

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) sekaligus Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan edukasi kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga sebagai kunci menyiapkan generasi yang sehat dan produktif. Penegasan itu disampaikannya saat memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia 2026 di Kelurahan Setu, Tangerang Selatan, Jumat (18/9/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Isyana didampingi Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan. Acara ini juga diisi pelayanan kontrasepsi gratis bagi pasangan usia subur di Kecamatan Setu.

Mengapa Perencanaan Keluarga Makin Penting Sekarang

Isyana menyoroti posisi Indonesia yang sedang berada di masa bonus demografi. Menurutnya, keluarga yang berencana menjadi titik awal untuk mengoptimalkan peluang tersebut.

“Kita sama-sama tahu saat ini Indonesia sedang masuk dalam masa bonus demografi, sehingga perencanaan keluarga itu menjadi sangat penting. Karena bagaimana kita mengoptimalisasikan bonus demografi, itu dimulai dari keluarga yang berencana supaya nantinya anak-anaknya bisa menjadi anak-anak yang lebih berkualitas, produktif dan sehat,” jelasnya.

Bagi pasangan usia subur, ia mengingatkan empat hal yang perlu dihindari dalam merencanakan kehamilan. Mulai dari kehamilan terlalu muda, terlalu tua, jarak kehamilan yang terlalu dekat, hingga jumlah anak yang terlalu banyak.

“Untuk keluarga, pasangan usia subur, tentu saja pastikan agar dihindari kehamilan terlalu muda, terlalu tua, kemudian terlalu dekat jaraknya (kehamilan), dan terlalu banyak (anak),” ujar Isyana.

Bukan Sekadar Mengatur Kelahiran

Isyana menegaskan perencanaan keluarga tidak berhenti pada pengaturan jumlah anak. Lebih dari itu, ini bagian dari persiapan menuju generasi yang sehat, berkualitas, dan produktif.

Pesan ini relevan bagi ibu muda yang sedang mengatur jarak kelahiran atau mempertimbangkan kembali metode kontrasepsi. Perencanaan yang matang membantu ibu menjaga kesehatan fisik dan mental sekaligus memberi ruang tumbuh optimal bagi anak.

Edukasi Kesehatan Reproduksi untuk Remaja

Selain menyasar pasangan usia subur, Isyana menekankan penguatan edukasi kesehatan reproduksi sejak usia remaja. Remaja perlu dibekali pengetahuan soal menjaga diri, pola hidup sehat, dan merencanakan masa depan.

“Edukasi yang penting dilakukan masif adalah bagaimana mengingatkan anak-anak remaja kita, agar tidak terlalu bebas, agar menjaga diri, dan pentingnya menjaga pola hidup sehat untuk kehidupan jangka panjang dan menjalankan kehidupan dengan lebih baik,” katanya.

Bagi orang tua, ini menjadi pengingat untuk membuka percakapan soal kesehatan reproduksi di rumah. Edukasi yang terbuka dan tidak menghakimi lebih mudah diterima remaja dibanding ceramah satu arah.

Layanan KB Gratis di Kecamatan Setu

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dalam pelaksanaan peringatan Hari Kontrasepsi Sedunia di wilayahnya.

Menurut Pilar, pelayanan kontrasepsi gratis memberikan manfaat langsung bagi pasangan usia subur, khususnya masyarakat Kecamatan Setu.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Tangerang Selatan tentu mengucapkan terima kasih kepada Bu Wamen, yang sudah mengadakan agenda-agenda luar biasa terus di Tangsel. Ini tentu membantu ibu-ibu, atau para ibu muda, para pasangan usia subur yang ada di Kecamatan Setu untuk mendapatkan fasilitasi pemasangan KB secara gratis,” kata Pilar.

Pelayanan kontrasepsi gratis ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan keluarga berencana. Pemerintah mendorong warga mendapatkan informasi dan layanan kontrasepsi yang sesuai sebagai bagian dari perencanaan keluarga.

Yang Perlu Ibu Perhatikan Sebelum Memilih KB

Sebelum memutuskan metode kontrasepsi, ada baiknya ibu berkonsultasi dengan bidan atau dokter kandungan. Setiap metode punya kelebihan dan efek samping berbeda, tergantung kondisi kesehatan dan rencana kehamilan ke depan.

Manfaatkan layanan KB gratis di puskesmas atau posyandu terdekat. Petugas kesehatan bisa membantu memilih metode yang paling sesuai, sekaligus memberi informasi soal cara pemakaian dan pemeriksaan lanjutan.

Perencanaan keluarga yang matang bukan sekadar soal jumlah anak. Ini tentang memberi ibu ruang menjaga kesehatan dan menyiapkan masa depan anak dengan lebih tenang.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: tangselxpress.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top