MAMUJU — Kepala Subseksie Pengelolaan Rutan Mamuju, Ardiansyah, bersama Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan, Yudhistira Ilham Ihza Fadhillah, memimpin jajaran pegawai dan staf dalam pelaksanaan Shalat Istisqa. Kegiatan berlangsung khidmat di Lapangan Utama Rutan Mamuju, diikuti penyuluh Kementerian Agama Kabupaten Mamuju serta peserta magang.
Shalat meminta hujan itu digelar sebagai respons atas kondisi kekeringan yang melanda wilayah Sulawesi Barat. Pelaksanaannya sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Rutan Mamuju untuk bermuhasabah dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.
K.H. Namru Asdar dalam khutbahnya menyampaikan bahwa kondisi kekeringan hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai fenomena alam. Menurutnya, situasi itu juga menjadi momentum untuk melakukan introspeksi diri atau muhasabah.
Ia mengajak seluruh jamaah untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dimulai dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Termasuk menggunakan air secara bijak dan tidak berlebihan.
Air merupakan kebutuhan penting bagi kehidupan sehingga pemanfaatannya perlu dilakukan secara bertanggung jawab. Kepedulian terhadap lingkungan juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlangsungan kehidupan bagi generasi mendatang.
Kepala Rutan Mamuju, Sudirman, menegaskan bahwa pelaksanaan Shalat Istisqa merupakan bentuk ikhtiar dan doa bersama dalam menyikapi kondisi kekeringan yang terjadi.
"Shalat Istisqa' ini menjadi ikhtiar kita bersama untuk memohon kepada Allah SWT agar diberikan hujan dan keberkahan. Di sisi lain, kegiatan ini juga mengingatkan kita untuk terus melakukan introspeksi, peduli terhadap lingkungan, dan bijak menggunakan air," ucap Karutan.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari lingkungan Rutan melalui kebiasaan sederhana, salah satunya dengan menggunakan air secara hemat dan sesuai kebutuhan.
"Kita ingin seluruh jajaran tidak hanya mengikuti kegiatan ini secara seremonial, tetapi juga mengambil pesan pentingnya, yaitu menjaga lingkungan dan menggunakan air secara bijak serta bertanggung jawab," pungkasnya.
Pelaksanaan Shalat Istisqa berlangsung dengan khidmat dan diikuti seluruh peserta. Kegiatan ini menjadi bentuk doa dan ikhtiar bersama agar hujan segera turun serta kondisi lingkungan kembali membaik.
Jajaran Rutan Mamuju berharap pesan hemat air tidak berhenti setelah shalat selesai. Kebiasaan menggunakan air sesuai kebutuhan akan terus diterapkan di lingkungan rutan sebagai bagian dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar.