MAJENE — Penyaluran bantuan menyasar warga Desa Adolang II dan Desa Banua Adolang, Kecamatan Pamboang. Penerima adalah keluarga dengan kondisi rentan pangan dan rentan terhadap masalah gizi.
Kepala Bidang Kerawanan Pangan Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat, Sofiawati Sofyan, menyebut bantuan sebagai bentuk intervensi pemerintah kepada masyarakat rentan pangan.
"Kegiatan ini merupakan bentuk intervensi pemerintah kepada masyarakat yang berada dalam kondisi rentan pangan dan rentan terhadap masalah gizi. Bantuan diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan keluarga sekaligus mendukung pemenuhan asupan gizi," ujarnya.
Setiap kepala keluarga penerima mendapatkan satu paket pangan dengan komposisi sebagai berikut:
Paket tersebut diserahkan langsung kepada warga di dua desa pada Selasa 15 September 2026.
Penyaluran bantuan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Program PASTIPADU, singkatan dari Penanganan dan Percepatan Penurunan Stunting dan Kemiskinan secara Terpadu. Program tersebut merupakan program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat.
"Melalui PASTIPADU, penanganan stunting dan kemiskinan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai sektor, termasuk melalui peningkatan akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi dan terjangkau," ucap Sofiawati.
Penerima bantuan adalah 150 KK yang masuk kategori desil 1 atau kelompok miskin ekstrem. Kelompok ini dinilai paling rentan mengalami kekurangan asupan pangan dan gizi.
Dinas Pangan Daerah Sulawesi Barat berharap bantuan tersebut memperkuat ketahanan pangan keluarga. Selain itu, penyaluran ini diarahkan mendukung upaya perbaikan gizi dan penanggulangan kemiskinan di Sulawesi Barat.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menempatkan penanganan stunting dan kemiskinan sebagai program lintas sektor. Pendekatan itu ditempuh melalui peningkatan akses masyarakat terhadap pangan yang cukup, aman, bergizi, dan terjangkau.