Jembatan Rusak di Desa Salutiwo Bonehau Mamuju Ancam Keselamatan Anak Sekolah, Warga Desak Perbaikan Segera

Penulis: Vino Bastian  •  Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:11:31 WIB
Besi jembatan yang menonjol dan papan berlubang di Desa Salutiwo, Bonehau, Mamuju, mengancam keselamatan warga yang melintas setiap hari.

MAMUJU — Besi jembatan yang mencuat dan papan berlubang di Desa Salutiwo bukan sekadar pemandangan biasa. Material rusak itu telah menyebabkan sejumlah anak sekolah terjatuh saat menyeberang dan beberapa pengendara sepeda motor mengalami luka-luka karena terhantam bagian jembatan yang menonjol.

Kondisi ini memicu kritik tajam dari pemuda setempat, Ammang. Ia menilai pemerintah daerah dan pemerintah desa lamban merespons keluhan warga yang sudah berlangsung lama.

"Jembatan ini sudah lama rusak, tetapi sampai hari ini seperti tidak pernah dilirik oleh pemerintah. Jangan menunggu sampai semakin banyak korban baru kemudian ada tindakan. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas," tegas Ammang kepada IndigoNews, Selasa (25/8/2026).

Akses Vital yang Terbengkalai

Jembatan di Desa Salutiwo merupakan jalur utama yang dilalui anak-anak untuk menuju sekolah setiap hari. Tidak hanya pelajar, warga yang bekerja dan mengangkut hasil bumi pun bergantung pada infrastruktur ini untuk mobilitas ekonomi mereka.

Kerusakan yang dibiarkan dalam waktu lama membuat aktivitas warga menjadi berisiko tinggi. Setiap kali melintas, pengendara harus ekstra hati-hati menghindari besi tajam yang menganga di beberapa titik jembatan.

Desakan agar Desa Tak Pasif

Kritik Ammang tidak hanya menyasar pemerintah kabupaten. Pemerintah Desa Salutiwo juga diminta berperan lebih aktif dalam mengawal aspirasi warganya ke tingkat yang lebih tinggi.

Menurut Ammang, koordinasi antara pemerintah desa dan daerah harus segera terbangun untuk menghadirkan solusi nyata. Pembiaran infrastruktur dasar seperti ini tidak boleh terus berlanjut karena menyangkut keselamatan jiwa dan masa depan mobilitas anak-anak sekolah di Desa Salutiwo.

"Pemerintah desa harus menjadi garda terdepan. Jangan hanya pasif menunggu instruksi dari atas, tapi jemput bola dan sampaikan langsung kondisi darurat ini ke dinas terkait," ujarnya.

Harapan Perbaikan Sebelum Korban Bertambah

Warga berharap ada tindakan cepat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mamuju untuk melakukan survei dan perbaikan darurat. Langkah sementara seperti pemasangan rambu peringatan atau pembatas area rusak juga dinilai penting demi mencegah kecelakaan susulan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari pemerintah desa maupun Pemkab Mamuju terkait keluhan warga Desa Salutiwo. Warga berharap persoalan ini tidak berlarut-larut dan segera ada kepastian kapan perbaikan dimulai.

Reporter: Vino Bastian
Sumber: indigonews.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top