PASANGKAYU — Sebanyak 55 siswa berprestasi dari sejumlah desa di Kecamatan Tikke Raya menerima beasiswa dari PT Letawa melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Astra Cerdas. Penyerahan bantuan berlangsung di Gedung SD Inpres Kalukumbeo Lariang, Desa Lariang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat.
Bantuan diserahkan langsung oleh CSR PT Letawa, Ahmad Faizal, dan diterima oleh perwakilan sekolah, Fendi Eko, bersama jajaran guru. Program ini menyasar siswa dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas yang tersebar di wilayah sekitar operasional perusahaan.
Fendi Eko, perwakilan sekolah, mengungkapkan bahwa beasiswa ini memiliki dampak lebih dari sekadar bantuan finansial. Menurutnya, dukungan tersebut mampu mendorong semangat para siswa untuk terus meningkatkan prestasi akademik mereka.
"Kami sangat berterima kasih atas dukungan ini. Beasiswa ini memotivasi anak-anak untuk lebih semangat belajar dan meraih prestasi. Ini merupakan investasi besar untuk masa depan pendidikan generasi muda di daerah kami," ujarnya.
Ia berharap PT Letawa dapat terus menjalankan kegiatan operasional dengan baik sehingga berbagai program kontribusi publik dan CSR dapat berkelanjutan di wilayah Tikke Raya.
Salah satu penerima beasiswa, Nuraisya Putri, warga Dusun Bukit Harapan, Desa Lariang, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan yang diterima. Ia berencana menggunakan dana tersebut untuk membeli tas dan berbagai kebutuhan sekolah lainnya.
Senada dengan itu, Nurjannah, orang tua dari Adibah Humaira, siswa kelas 6 asal Dusun Lione, menilai program ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk lebih giat belajar. "Terima kasih kepada PT Letawa atas penyaluran beasiswa ini. Kegiatan ini sangat memotivasi belajar putri saya. Semoga terus menjadi inspirasi terhadap kepedulian di bidang pendidikan," katanya.
Camat Tikke Raya, Muh. Andi Saleh, memberikan apresiasi atas kontribusi PT Letawa. Ia menilai penyaluran beasiswa kepada 55 anak dari jenjang SD, SMP hingga SMA merupakan bentuk investasi penting bagi masa depan generasi muda di wilayahnya.
Selain beasiswa siswa, Muh. Andi Saleh juga menyoroti program rutin perusahaan berupa pemberian insentif kepada 35 guru yang tersebar di 20 sekolah di Kecamatan Tikke Raya. Menurutnya, kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar manfaat program pendidikan dapat dirasakan secara berkelanjutan.
"Kami percaya bahwa pendidikan adalah fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing. Semoga kolaborasi yang baik antara PT Letawa, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin," katanya.
Manajemen PT Letawa, Rendy H. Prabowo, menegaskan bahwa program Astra Cerdas diharapkan mampu mendorong para siswa untuk terus mengejar cita-cita mereka. Inisiatif ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan di bidang pendidikan.
"Semoga beasiswa Astra Cerdas dapat mendorong siswa-siswi untuk mengejar mimpi mereka dan berkontribusi bagi masyarakat di masa depan," ungkap Rendy.