MAMUJU — Situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sulawesi Barat sepekan terakhir terpantau aman, meski diwarnai sejumlah kejadian kebakaran lahan dan laporan tindak pidana. Polda Sulbar bersama Polres jajaran mengerahkan personel untuk merespons cepat setiap potensi gangguan, mulai dari karhutla hingga konflik sosial di tengah masyarakat.
Kebakaran lahan menjadi perhatian utama jajaran Polda Sulbar pada musim kemarau ini. Di Kabupaten Polewali Mandar, personel Polres Polman dan Polsek Binuang turun ke Pulau Battoa, Desa Tonyaman, Kecamatan Binuang, untuk memadamkan api yang sempat merambat ke area perkebunan warga. Petugas berhasil mengendalikan api dan melakukan pemantauan lanjutan untuk mencegah kebakaran susulan.
Di Kabupaten Mamuju, kebakaran terjadi di Dusun Anggatang Poang, Desa Lebani, Kecamatan Tapalang Barat. Titik api berada di perbukitan sehingga menyulitkan akses kendaraan pemadam. Bhabinkamtibmas bersama Babinsa, petugas damkar, aparat desa, dan masyarakat bahu-membahu melakukan pemadaman secara manual. Sementara itu, di Majene, kebakaran lahan kosong nonproduktif di Lingkungan Layonga, Kelurahan Labuang Utara, juga berhasil dipadamkan.
Di tengah penanganan karhutla, jajaran kepolisian juga mengedepankan penyelesaian masalah secara humanis. Bhabinkamtibmas di Desa Tangkau, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, berhasil memediasi kesalahpahaman antara kurir dan penerima paket COD. Kedua pihak akhirnya sepakat menyelesaikan persoalan secara damai tanpa melalui proses hukum.
Pengamanan kegiatan masyarakat juga diperketat. Personel dikerahkan untuk mengawal pameran dan pentas seni Generasi Muda Berbudaya di Majene serta persiapan Mamasa Idol Junior 2026. Kehadiran polisi bertujuan memberi rasa aman dan mengantisipasi potensi gangguan selama rangkaian acara berlangsung.
Polda Sulbar turut memantau tahapan Pilkades serentak 2026 di Kabupaten Polewali Mandar. Koordinasi dengan Dinas PMD Polman terus dilakukan untuk memastikan proses penelitian administrasi bakal calon kepala desa berjalan tertib dan transparan. Terkait laporan tindak pidana dan kecelakaan lalu lintas di sejumlah wilayah, Kabid Humas Polda Sulbar Kombes Pol. Memo Ardian menegaskan seluruhnya ditangani sesuai prosedur hukum dengan menjunjung perlindungan terhadap korban.
“Setiap laporan masyarakat pasti kami tindak lanjuti secara profesional dan proporsional. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila mengetahui adanya tindak pidana, potensi gangguan keamanan, maupun kejadian darurat di lingkungannya,” tegas Kombes Pol. Memo Ardian.
Polda Sulbar mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Sinergi Polri, pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat diharapkan terus memperkuat terwujudnya Sulawesi Barat yang aman dan kondusif.