Patroli URC Polda Sulbar Intensif di Gudang Bulog Mamuju, Perketat Penjagaan Titik Rawan Malam Hari

Penulis: Yanto Prasetya  •  Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:06:01 WIB
Personel Tim URC Polda Sulbar memeriksa area Gudang Bulog di Mamuju pada malam hari untuk mengantisipasi gangguan keamanan.

MAMUJU — Kehadiran personel bersenjata lengkap di sekitar Gudang Bulog, Jalan Trans, Kecamatan Simboro, menjadi pemandangan yang kini rutin terlihat pada malam hari. Mereka adalah Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Polda Sulawesi Barat yang tengah melakukan pemeriksaan menyeluruh di area penyimpanan logistik tersebut untuk mengantisipasi aksi pencurian dan gangguan keamanan lainnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari operasi yang digencarkan dalam beberapa pekan terakhir. Selain menyisir area strategis, petugas juga berinteraksi langsung dengan petugas jaga yang bertugas di lokasi.

Instruksi Tegas untuk Petugas Jaga Malam

Dalam dialognya, anggota tim URC memberikan arahan konkret kepada petugas keamanan setempat. Mereka diminta untuk memperkuat sistem penjagaan dan segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan ke kantor polisi terdekat.

"Perkuat penjagaan, waspadai hal mencurigakan, dan segera laporkan ke kepolisian terdekat. Jika mendesak, langsung hubungi nomor layanan darurat 110 agar kami bisa merespons dengan cepat dan tepat," tutur anggota tim di lokasi, Kamis malam.

Garda Terdepan Pencegahan, Bukan Sekadar Penindakan

Patroli ini merupakan instruksi langsung dari Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sulbar, Kombes Pol Beny Murjayanto. Ia menegaskan bahwa fungsi URC tidak hanya berhenti pada penindakan, tetapi yang lebih utama adalah upaya pencegahan dini.

“Kehadiran kami di lapangan bukan hanya untuk menindak, tapi juga mencegah sejak dini. Kami ingin masyarakat merasa aman dan pelaku kejahatan tidak memiliki ruang untuk bergerak bebas,” tegasnya dalam keterangan yang diterima redaksi.

Data Titik Rawan Jadi Basis Operasi

Ke depannya, patroli URC akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan. Pihak kepolisian menyatakan bahwa pergerakan tim akan disesuaikan dengan data titik rawan yang terus diperbarui, serta berkoordinasi dengan jajaran kepolisian kewilayahan di seluruh Sulawesi Barat.

Langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas keamanan di daerah, khususnya di malam hari yang kerap menjadi celah bagi aksi kriminalitas. Masyarakat diimbau untuk turut serta menjaga lingkungan masing-masing dan memanfaatkan layanan darurat 110 jika menemukan potensi gangguan.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: terassulbar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top