MAMUJU — Peringatan detik-detik Proklamasi di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sulbar berlangsung khidmat dengan dihadiri oleh pejabat struktural, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Mamuju Raya, serta personel gabungan dari Rutan Mamuju, LPP Mamuju, LPKA Mamuju, dan staf Kanwil.
Said Mahdar mengingatkan seluruh peserta upacara bahwa makna kemerdekaan harus diterjemahkan dalam bentuk pengabdian yang konkret. Menurutnya, momentum ini menjadi pengingat bagi jajarannya untuk terus menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas.
"Kemerdekaan bukan sekadar warisan untuk dinikmati, melainkan amanah untuk dijaga dan diisi melalui kerja nyata. Bagi kita, mengisi kemerdekaan dapat diwujudkan melalui menjaga pintu gerbang negara, memberikan pelayanan terbaik, membina Warga Binaan secara manusiawi, serta menghadirkan solusi dan manfaat bagi masyarakat," ucapnya di hadapan peserta upacara.
Dalam kesempatan itu, Kakanwil mengajak seluruh jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan untuk menjadikan semangat kemerdekaan sebagai pendorong dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa kebanggaan terhadap institusi harus dibuktikan lewat kinerja, bukan sekadar status keanggotaan.
"Mari bekerja dengan hati, bertindak dengan integritas, dan memberikan hasil yang nyata. Jangan hanya bangga menjadi bagian dari Kementerian ini. Jadikan Kementerian ini layak dibanggakan karena kerja, prestasi, dan integritas kita," tegas Said Mahdar.
Kepala Rutan Kelas IIB Mamuju, Sudirman, S.E., S.H., menambahkan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI ini menjadi momen refleksi bagi seluruh pegawai untuk mengevaluasi kembali kualitas pengabdian mereka. Ia berharap semangat kemerdekaan mampu memperkuat komitmen dalam melaksanakan pembinaan terhadap Warga Binaan.
"Momentum kemerdekaan ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa setiap tugas yang kita laksanakan merupakan bagian dari pengabdian kepada negara. Mari kita terus menjaga integritas, meningkatkan pelayanan, serta melaksanakan pembinaan kepada Warga Binaan dengan penuh tanggung jawab dan humanis," pungkasnya.
Kegiatan ini menjadi penguat semangat nasionalisme dan kebersamaan di lingkungan Pemasyarakatan Sulawesi Barat, sekaligus komitmen untuk mewujudkan pelayanan yang semakin berdampak bagi masyarakat.