SULAWESI BARAT — Belkin menjadi salah satu merek aksesoris paling populer untuk ponsel pintar, laptop, hingga perangkat rumah pintar. Mulai dari kabel USB-C, charger GaN, power bank, hingga screen protector—produk Belkin banyak ditemukan di toko resmi dan e-commerce tanah air. Tapi siapa sebenarnya pemilik di balik merek yang kerap jadi andalan pengguna iPhone ini?
Sejak akhir 2018, Belkin International resmi diakuisisi oleh Foxconn Interconnect Technology (FIT), anak perusahaan dari Foxconn—raksasa manufaktur asal Taiwan yang juga merakit iPhone, iPad, dan berbagai gadget lain. FIT membayar sekitar USD 866 juta dalam transaksi tunai untuk menguasai 100 persen saham Belkin.
Dengan akuisisi ini, Belkin tetap beroperasi dengan nama dan tim manajemen yang sama. Pendiri Belkin, Chet Pipkin, juga tetap memimpin divisi yang sekarang berada di bawah unit FIT.
Belkin didirikan pada 1983 di California, AS, dan sejak awal fokus pada aksesoris komputasi dan perangkat bergerak. Produk-produknya, seperti kabel pengisi daya dan hub USB, sering menjadi pilihan karena sertifikasi MFi (Made for iPhone/iPad) dan garansi terbatas yang solid.
Di bawah bendera FIT, Belkin masih mempertahankan lini produk konsumen seperti kabel, charger, dan screen protector. Namun, kini juga mulai merambah ke aksesoris smart home (misalnya soundbar, smart plug) dan solusi audio melalui merek lain di portofolio Belkin, misalnya Linksys (router) dan Wemo (perangkat rumah pintar).
Bagi konsumen Indonesia yang sering membeli aksesoris Belkin di toko ritel seperti iBox, Erafone, atau toko online, perubahan kepemilikan ini tidak langsung terasa dari kemasan atau nama produk. Namun, efeknya terlihat pada ketersediaan stok yang lebih stabil dan harga yang cenderung kompetitif karena rantai pasok terintegrasi dengan Foxconn.
Mengetahui pemilik merek aksesoris penting untuk menilai kualitas dan dukungan purna jual. Belkin sudah memiliki jaringan servis resmi di Indonesia, dan setelah akuisisi FIT, garansi produk tetap diakui selama ada bukti pembelian.
Status perusahaan besar seperti Foxconn juga meningkatkan kepercayaan: Belkin bukan merek abal-abal, melainkan bagian dari rantai pasok global yang sama dengan pabrik perangkat Apple, Dell, dan HP.
Buat yang baru pertama kali beli aksesoris HP, tipsnya: cek logo "Belkin" asli, pastikan produk punya sertifikasi MFi kalau untuk iPhone, dan simpan struk pembelian untuk klaim garansi. Dengan pemilik sekelas Foxconn, Belkin tetap layak jadi pilihan untuk kabel dan charger yang aman dan tahan lama.