Pencarian

Imigrasi dan KCIC Resmi Sambungkan All Indonesia ke Tiket Whoosh, Penumpang Asing Bisa Langsung Pesan ke Bandung dan Karawang

Sabtu, 17 Oktober 2026 • 13:31:01 WIB
Imigrasi dan KCIC Resmi Sambungkan All Indonesia ke Tiket Whoosh, Penumpang Asing Bisa Langsung Pesan ke Bandung dan Karawang
Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantoko dan Dirut KCIC Dwiyana Slamet Riyadi menandatangani kerja sama integrasi All Indonesia dengan tiket Whoosh di Jakarta.

JAKARTA — Direktur Jenderal Imigrasi Hendarsam Marantoko dan Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi meneken kerja sama itu bertepatan dengan perayaan hari jadi KCIC. Lewat integrasi tersebut, penumpang asing yang sudah mengisi deklarasi kedatangan di All Indonesia dapat mengakses situs pemesanan tiket Whoosh melalui tautan yang tersedia di platform.

Pemesanan bisa dilakukan langsung dari ponsel begitu penumpang lolos pemeriksaan imigrasi. Tidak ada lagi kebutuhan membuka peramban terpisah untuk mencari laman tiket kereta cepat.

Apa yang Berubah bagi Penumpang Asing

All Indonesia sendiri merupakan platform tunggal yang menggabungkan layanan keimigrasian, bea cukai, kesehatan, dan karantina. Deklarasi kedatangan dapat diisi sejak tiga hari sebelum penumpang tiba di Indonesia.

Hingga Oktober 2026, platform itu tercatat telah digunakan 29.119.141 penumpang internasional. Angka tersebut menunjukkan basis pengguna yang sudah terbentuk sebelum integrasi dengan Whoosh diberlakukan.

“Kami ingin kemudahan perjalanan tidak berhenti di pemeriksaan Imigrasi. Setelah tiba di Indonesia, masyarakat juga harus semakin mudah melanjutkan perjalanan. Kolaborasi ini menghubungkan layanan kedatangan internasional dengan transportasi modern dalam satu akses yang lebih praktis,” ujar Hendarsam.

16,9 Juta Perjalanan Whoosh dan 944.087 Penumpang Asing

Kerja sama ini bersandar pada tingginya minat terhadap Whoosh. Hingga Juli 2026, kereta cepat tersebut telah melayani lebih dari 16,9 juta perjalanan penumpang sejak beroperasi.

Dari jumlah itu, hingga Agustus 2026 tercatat 944.087 perjalanan penumpang warga negara asing menggunakan Whoosh. Data tersebut memperlihatkan besarnya potensi konektivitas antara kedatangan internasional dan perjalanan menuju destinasi di Jawa Barat.

Bagi warga Indonesia di daerah, pola ini relevan jadi pembanding. Sulawesi Barat, misalnya, masih mengandalkan transportasi darat dan laut antarkabupaten, sementara integrasi layanan kedatangan dengan moda lanjutan baru berjalan di koridor Jakarta–Bandung–Karawang.

Pertukaran Data Penumpang untuk Pengawasan Keimigrasian

Selain kemudahan akses transportasi, perjanjian itu mencakup pertukaran data dan informasi penumpang. Tujuannya mendukung pengawasan keimigrasian dengan tetap memperhatikan keamanan dan perlindungan data pribadi.

Hendarsam menyebut kolaborasi ini sebagai implementasi semangat Imigrasi untuk Rakyat. Menurutnya, pelayanan publik yang modern harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Imigrasi untuk Rakyat berarti setiap inovasi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bukan sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi membuat perjalanan menjadi lebih mudah, cepat, dan nyaman,” tutup Hendarsam.

Bagi penumpang yang baru mendarat, alur barunya sederhana: isi deklarasi kedatangan di All Indonesia, lalu ikuti tautan pemesanan Whoosh yang tersedia di platform tersebut. Tiket tujuan Bandung atau Karawang bisa didapat sebelum penumpang keluar dari area kedatangan.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarsulbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks